Gubernur Koster Dukung ASITA Gelar BBTF 2019, Sudah Terdaftar 180 Peserta dari 43 Negara

Gubernur Koster saat menerima audiensi pengurus ASITA Bali. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi pengurus Asosiasi Travel Agent Seluruh Indonesia (ASITA) Bali. Selain untuk memperkenalkan jajaran pengurus, kedatangan ASITA Bali untuk mengundang kehadiran Gubernur Koster dan membuka Rakerda ASITA pada 15 Maret 2019 mendatang.
“Kedatangan kami juga melaporkan rencana pelaksanaan acara tahunan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2019,” kata Ketua ASITA Bali Ketut Ardana, saat diterima di ruang kerja Gubernur, Senin (18/2/2019).
Menurut Ardana, BBTF 2019 merupakan program pemasaran yang ke-enam kalinya dilangsungkan sejak diprakarsai ASITA Bali tahun 2014 silam. Mengingat keberhasilan BBTF 2018 lalu yang berhasil menarik lebih dari 300 peserta dari seluruh dunia, ASITA kembali berharap mendapat dukungan dari pemerintah untuk keberlangsungan BBTF 2019.
“Hari ini sudah ada 180 peserta yang mendaftar dari 43 negara dari target 365 peserta tahun ini. Event ini merupakan promosi pariwisata yang terbesar di Indonesia dan mendapat pujian dari Menteri Pariwisata,” ucapnya.
Ketua Penasehat ASITA Bali Bagus Sudibya menambahkan, perhelatan BBTF ini sudah memiliki nama baik dan kredibilitas yang bagus. Oleh karena itu, pihaknya berharap even tahun ini bisa berlangsung baik karena nilai intangible-nya sudah jauh lebih tinggi dari biaya penyelenggaraannya.
Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi rencana ASITA melaksanakan BBTF 2019 untuk meningkatkan promosi pariwisata Bali. Terkait permohonan dukungan pemeirntah, Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kementerian Pariwisata dan Pemkab Badung.
“Saya akan bicara dengan pihak-pihak terkait. Saya juga berharap kegiatan yang sudah berlangsung beberapakali ini bisa dilanjutkan,” ujar Gubernur, seraya meminta ASITA menata pariwisata Bali ke depan.
Untuk itu, ke depan Gubernur Koster juga berkeinginan akan mengundang kembali ASITA untuk membicarakan masalah kepariwisataan Bali yang menurutnya secara kualitas sudah mengalami penurunan dan menghadapi berbagai masalah. (agw)
BACA JUGA:  Ketua Dekranasda Bali Harapkan Produk Kerajinan Lokal Kuasai Pasar