Tragis, Siswi SMK Alami Pelecehan Seksual saat Mengikuti Training

Foto ilustrasi.

Beritabalionline.com – Seorang siswi SMK berinisial WA menjadi korban pelecehan seksual saat mengikuti training di sebuah restoran di seputaran Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar Selatan. Pelakunya empat orang karyawan restoran setempat.

“Dua orang terlapor bertugas memegang kaki dan tangan korban, sementara dua orang lainnya meremas-remas payudara korban,” ucap sumber di lapangan, Minggu (17/2/2019).

Peristiwa berawal saat korban yang baru beberapa hari mengikuti training tersebut tengah istirahat dan makan malam bersama para terlapor di areal restoran, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 19.00 Wita.

Usai makan salah satu terlapor berinisial GG tiba-tiba menghampiri korban. Disana GG kemudian memegang kedua tangan korban dari arah belakang sembari berkata kepada teman-temannya, “Yuk kita perkosa dia”.

Melihat itu, terlapor NOD mendekat dan ikut memegang kedua kaki korban. Disaat korban tak berdaya, dua terlapor lainnya yakni AN dan PMK langsung memegang dan memijat-mijat payudara korban. Aksi bejat para terlapor berhenti ketika korban menangis.

“Awalnya korban hanya dijahili dan dibuat seolah-olah akan diperkosa. Tapi tindakan tersebut sudah mengarah ke perbuatan pelecehan seksual,” terang sumber.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika KP membenarkan telah terjadi peristiwa pelecehan seksual yang dialami seorang pelajar saat mengikuti training di sebuah restoran di seputaran Jalan Danau Tamblingan, Sanur.

“Iya sudah ada laporan pelecehan seksual tapi saya belum baca karena laporannya di SPKT,” kata Kanit Reskrim melalui pesan WhatsApp, Minggu (17/2/2019). (agw)

BACA JUGA:  Kostum Nasional Indonesia di Miss Universe 2018 Masuk 10 Besar