Seorang Napi LP Karangasem Perkosa Gadis Dibawah Umur di Ruang Besuk Tahanan

Muhammad Fausi saat diamankan di Mapolsek Karangasem (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang narapidana Lapas Klas IIB Karangasem bernama Muhammad Fausi (31) memperkosa gadis dibawah umur berinisial FN (14). Aksi perkosaan dilakukan tersangka di dalam ruang besuk napi LP Karangasem.

“Korban tidak berani melawan karena diancam oleh tersangka,” terang Kanit Reskrim Polsek Karangasem Iptu I Wayan Gede Wirya saat dikonfirmasi, Minggu (17/2/2019).

Peristiwa berawal saat korban mengantar temannya berinisial SP menjenguk tersangka yang ditahan atas kasus pencurian dengan kekerasan (jambret) pada bulan Juli 2018 silam. Lantaran tidak ada sipir penjaga, Fausi dan SP lalu melakukan hubungan badan.

“Ketika keduanya berhubungan badan di dalam ruangan besuk tahanan, korban juga ada disana dan melihat,” ucap Kanit Reskrim.

Tidak lama setelah selesai dengan SP, giliran korban diajak berbuat mesum oleh Fausi. Meski berusaha berontak, korban hanya pasrah ketika tersangka menyetubuhinya secara paksa karena sebelumnya ia diancam akan dibunuh jika berteriak.

Ditengah ketakutan dengan ancaman tersangka, korban memberanikan diri mengadukan perisitiwa yang dialaminya kepada orangtuanya. Tak terima dengan perbuatan tersangka, ayah korban mendatangi Lapas Klas IIB Karangasem. Sayang, tersangka sudah bebas dari penjara dan menghilang bak ditelan bumi.

Polisi yang menerima laporan dari orangtua korban, Rabu (30/1/2019) langsung tancap gas melakukan penyelidikan. Selama tiga pekan melakukan pengejaran, tersangka berhasil dibekuk di wilayah Banjar Dinas Tibulaka Sasak, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Jumat (15/2/2019) sekitar pukul 03.00 Wita.

“Setelah keluar dari penjara dengan status Pembebasan Bersyarat dari Lapas Klas IIB Karangasem, tersangka pergi ke Jember, Jawa Timur. Beberapa bulan kemudian dia kembali ke Karangasem dan akhirnya kami tangkap. Saat ini tersangka masih kami periksa di Mapolsek,” jelas Kanit Reskrim. (agw)

BACA JUGA:  Polisi Buru Pelaku Pencabulan Pelajar SMP