Ajaran Weda Diharapkan Jadi Basis untuk Perkuat Konsep Pembangunan Bali

Gubernur Koster saat memberikan sambutan pada Konferensi Internasional “Enlivening Vedic Bali”. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Para akademisi dan praktisi weda dari berbagai negara hadiri Konferensi Internasional Enlivening Vedic Bali (EVB) yang digelar Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar dan Maharishi University of Management Amerika Serikat di Denpasar, Bali.
Agenda konferensi yang membahas tentang Weda di Bali tersebut disambut baik Gubernur Bali I Wayan Koster. Dia berharap konferensi ini bisa menambah pengetahuan para peserta konferensi, khususnya tentang Weda serta saling tukar mnenukar pengalaman dan informasi.
Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali itu juga berharap ajaran Weda menjadi basis untuk memperkuat konsep pembangunan Bali yang berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dan membuka Konferensi Internasional bertema ‘Enlivening Vedic Bali’ di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/2/2019)
“Saya yakin Weda itu nilai-nilainya akan menjadi basis yang bisa memperkuat konsep pembangunan Bali di masa yang akan datang,” ujarnya. Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh dalam konferensi ini harus tetap implementatif dan sesuai dengan kearifan lokal Bali.
Sebelumnya Gubernur Koster menyampaikan bahwa Bali memiliki akar kebudayaan yang hebat. Sumber daya manusia Bali juga menurutnya unggul sehingga dimanapun bisa berkiprah. Ia mengatakan, konsep Sad Kertih adalah salah satu bentuk implementasi dari kearifan lokal Bali untuk melindungi alam Bali secara sekala dan niskala.
Oleh karena itu, imbunya, pembangunan Bali ke depan menurutnya harus memperhatikan keseimbangan alam. Itu sebabnya Gubernur akan menjaga kebersihan air, tanah dan udara dengan menerapkan program program ramah lingkungan seperti pertanian organik, penggunaan kendaraan listrik dan program lainnya.  (agw)
BACA JUGA:  Ny. Selly Mantra Raih Penghargaan HIMPAUDI Award sebagai Pejuang Paud