Marak Penyebaran Informasi Hoaks Jelang Pemilu, Kapolda Bali Ingatkan Kaum Milenial Agar Waspada

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat launching buku berjudul “Inovasi dan Aktualisasi dari Bali” (foto : ist)
Beritabalionline.com – Menjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019, penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian kian marak terjadi. Para pelaku penyebar ujaran kebencian lebih banyak menyerang pemerintah serta instansi pembuat kebijakan yang lain.
“Mereka melakukan itu dengan cara memanfaatkan berbagai sumber informasi dan mendistribusikannya dalam jumlah besar. Kemudian kalau kebohongan terus menerus dikatakan dan berulang-ulang, tentu masyarakat menganggap bahwa itu informasi yang kredibel. Dan ini yang dilakukan para politikus sekarang,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat launching buku berjudul ‘Inovasi dan Aktualisasi dari Bali’, Kamis 14/2/2019) malam.
Melihat itu, Kapolda berpesan kepada generasi milenial agar bijak dalam bermedia sosial serta tidak menjadi bagian penyebar berita hoaks dan ujaran kebencian. Menurutnya, sebelum share berita maupun informasi, kaum milenial hendaknya bertanya tentang kebenaran informasi tersebut.
Selain ribuan milenilal, peluncuran buku setebal 118 halaman tersebut juga dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua MUDP Provinsi Bali Jro Gede Suwena Upadesa, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs I Waya Sunartha, para Rektor, serta Pejabat Utama Polda Bali.
Jenderal bintang dua di pundak ini menjelaskan, sebelum menjabat sebagai Kapolda Bali, dirinya sudah melakukan survey untuk mengetahui apa keinginan masyarakat Bali. Hasil survey tersebut, selanjutnya dituangkan dalam commander wish Kapolda Bali. Salah satu keinginan masyarakat adalah Bali bebas dari premanisme dan narkoba.
“Commander wish Kapolda setiap tahun diganti, dimana isinya sesuai harapan masyarakat Bali dan hasil survey yang didapatkan. Apa yang sudah saya lakukan selama menjabat Kapolda, sudah ditulis dan diuraikan dengan jelas dalam sebuah buku ini. Buku ini dibuat untuk memotivasi para penegak hukum, supaya tetap membela kepentingan rakyat Bali,” jelas Kapolda. (agw)
BACA JUGA:  Bupati Mas Sumatri Bagi Masker Gratis di Pasar Amlapura