BNNP Bali Musnahkan Ganja Aceh yang Dikirim dari Medan

BNNP Bali saat memusnahkan ganja dari Aceh. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Puluhan paket ganja seberat 21 kilogram lebih dimusnahkan BNN Provinsi Bali. Dalam pemusnahan tersebut, dua orang tersangka selaku kurir ganja masing-masing bernama Kurniawan Risdianto (43) dan Muh. Hariyono (34) turut dihadirkan.
“Pemusnahan ganja sebanyak 21.225,52 gram ini merupakan serangkaian tindakan setelah ada ketetapan hukum dari Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar,” terang Kabid Brantas BNNP Bali AKBP I Ketut Arta usai pemusnahan, Jumat (15/2/2019) di Kantor BNNP Bali, Denpasar.
Kabid Brantas menjelaskan, dari hasil pengungkapan tidak semua barang bukti yang dimusnahkan. Ia menyebut sebanyak 113.94 gram ganja disisihkan untuk kebutuhan laboratorium dan 570 gram sebagai barang bukti.
Kedua tersangka beserta paket ganja yang diamankan BNNP Bali. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Sebelumnya, Tim Pemberantasan BNNP Bali menangkap dua orang bernama Kurniawan Risdianto dan Muh Hariyono saat keduanya mengambil paket berisi ganja dari salah satu perusahaan jasa pengiriman barang di Jalan Danau Poso, Denpasar Selatan, Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 21.00 Wita.
Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan paket besar ganja seberat 25 kilogram, serta tujuh paket ganja dengan berat masing-masing 23 gram. Ganja asal Aceh yang dikirim dari Medan itu disebut-sebut milik seorang napi di LP Kerobokan.
Selain diedarkan di Bali, sebagian ganja juga rencananya akan dikirim ke Lombok, NTB. Namun belum sempat diedarkan, pelaku terlebih dulu dibekuk petugas. Pada saat diperiksa, kedua tersangka mengatakan menjadi pengedar sejak lima bulan terakhir.
“Peran keduanya yaitu kurir dan pengedar narkoba. Sementara peredaran dikendalikan oleh napi di LP Kerobokan. Ketika ada pesanan, napi tersebut kemudian menyuruh keduanya mengirim atau menempel ke lokasi sesuai pesanan,” jelas Kabid Brantas. (agw)
BACA JUGA:  Curi Ogoh-ogoh, Dua ABG Diciduk Polisi