Kemendagri Jalin Kerja sama dengan Rikolto Tingkatkan Perekonomian Desa

Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri Nelson Simanjuntak (kanan). (foto : Ant)

Beritabalionline.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rikolto untuk meningkatkan perekonomian desa melalui pemberdayaan masyarakat dalam rangka pengembangan kapasitas kelembagaan desa.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nelson Simanjuntak saat membuka Rakor Optimalisasi Kemanfaatan dan Mensinergikan Program Kerja sama dengan Program Prioritas Nasional dan Daerah Kemendagri di Sanur, Denpasar, Kamis (14/2/2019).

“Saat ini, program kerja sama dengan LSM tersebut tersebar di 28 kota dan kabupaten serta di delapan provinsi. Karena itu, dalam setiap waktu akan dilakukan rapat koordinasi guna memantapkan program-program yang dilakukan,” ujarnya.

Menurut dia, kerja sama yang dilakukan puluhan tahun tersebut telah bermanfaat bagi masyarakat yang mendapatkan program Rikolto itu. Antara lain, di bidang pertanian dan perkebunan yang meliputi perkebunan kopi, kakao, kayu manis, dan rumput laut.

Dari hasil kerja sama tersebut, sejumlah daerah telah memberi manfaat kepada masyarakat sekitar. Karena pola yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat, sehingga potensi daerah itu diharapkan mampu menopang kehidupan warga setempat.

“Jadi, dengan pola kerja sama tersebut, masyarakat yang mendapatkan program atau pemberdayaan masyarakat dari Rikolto akan mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang daerah masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Rikolto di Indonesia Dominique Vanderhaeghen mengatakan bahwa program pendampingan telah dilakukan di beberapa daerah. Di antaranya Nusa Tenggara Timur, Sumatera, dan Papua. (tra)

.

BACA JUGA:  Sri Mulyani Waspada Harga Minyak Dunia Melonjak