Gubernur Koster Akan Legalkan Arak Bali

Gubernur Wayan Koster saat sidang paripurna di DPRD Bali.(foto:ist).

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan mengusulkan kepada pemerintah agar Perpres yang mengatur tentang import minuman keras (miras) bisa direvisi oleh Presiden Joko Widodo. Sebab, kebijakan pemerintah bisa melakukan import terhadap miras. kenapa Arak Bali tidak bisa.

Jika usulan merevisi Perpres tidak bisa, Gubernur Bali Wayan Koster akan segera membuatkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk melegalkan keberadaan Arak Bali. ”Dengan demikian, Arak Bali bisa dipasarkan secara legal dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang selama ini memproduksi arak,” ucap  Gubernur disela-sela pidatonya di depan sidang paripurna di DPRD Bali, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, Arak Bali sangat banyak peminatnya. Produksi rumah tangga Arak Bali cukup banyak seperti Karangasem dan Buleleng, namun selama ini mereka tidak bisa berkembang. Kalau ini bisa dilegalkan dipastikan akan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Saya akan legalkan Arak Bali. Arak Bali ini banyak peminatnya. Di Karangasen, Buleleng dan daerah lain,” ujarnya.

Koster mengatakan minunam tradisional Arak Bali harus dilestarikan. “Miras lain kok bisa masuk, masa minuman lokal sendiri gak bisa. Yang benar aja, punya kita gak bisa dipakai, yang lain bisa,” katanya. Saat ini pihaknya sedang mengusulkan perubahan peraturan ke Pemerintah Pusat terkait pelegalan Arak Bali. Kalau pun nanti tidak diakomodir dan ditolak, dirinya akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk melegalkan Arak Bali. “Kalau tidak bisa, saya akan buatkan Pergubnya,” tegas dia.

Dengan dilegalkan Arak Bali, justru akan mampu membangkitkan perokonomian masyarakat, khususnya para produsen dan industri perumahan. “Ini akan membangkitkan industri perumahan. Minuman tradisional Bali ini bisa tumbuh, kuliner dan obat-obatannya,” ujarnya. (yaw)

BACA JUGA:  Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 47 Orang, Denpasar Terbanyak (30), Karangasem Terkecil (1)