Curi Perhiasan Sepupu untuk Pesta Miras, ABG Pengangguran Diringkus Polisi

Petugas kepolisian saat meringkus salah satu pelaku pencuri perhiasan berinisial GS alias Dogles (foto : ist)

Beritabalionline.com – Jajaran Polsek Abang, Karangasem meringkus tiga orang pelaku pencuri perhiasan milik warga Dusun Pidpid, Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangsem bernama Ni Ketut Arianti.

“Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial WPP alias Bencul (16), GS alias Dogles (25) dan WGPB alias ET (14),” kata Kapolsek Abang AKP Nyoman Wiranata saat dikonfirmasi, Senin (11/2/2019).

Aksi pencurian berlangsung, Kamis (7/2/2019) siang hari saat korban bersama keluarganya tidak ada di rumah. Dengan mudah, ketiga pelaku mengambil perhiasan berupa satu buah kalung emas seberat 12 gram dan satu pasang subeng atau anting-anting emas dengan berat 6,6 gram yang disimpan korban di dalam lemari.

Korban sendiri baru mengetahui perhiasannya hilang saat kembali ke rumah. Polisi yang menerima laporan dari korban kemudian mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, Unit Reskrim tidak menemukan tanda-tanda pengerusakan baik di pintu rumah, jendela serta lemari tempat korban menyimpan perhiasan. Sehingga, petugas menyimpulkan jika pelaku pencurian adalah orang dekat korban.

“Penyelidikan lalu mengarah kepada sepupu dari suami korban berinisial WPP alias Bencul. Sesuai informasi yang didapat, Bencul mampu membeli barang-barang peralatan sepeda motor (modifikasi motor) dengan harga cukup mahal. Bencul juga dikabarkan sering mentraktir teman-temannya makan dan pesta miras serta membuat tatto di bagian kaki,” kata Kapolsek.

Kecurigaan petugas kian menguat lantaran Bencul diketahui bergaul dengan Dogles yang merupakan mantan narapidana dan Bebas Bersyarat pada bulan Juni 2018 lalu karena terlibat kasus Curanmor. Selain itu keduanya sering terlihat melakukan pesta miras di rumah WGPB.

BACA JUGA:  Hakim PN Denpasar Tolak Gugatan Praperadilan AA Mahendra, Polisi: Ini Bukti Penyidik Bekerja Sesuai Aturan

Bencul akhirnya ditangkap di rumah korban, Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 18.00 Wita. Hasil interogasi, pelaku yang sudah putus sekolah dan tidak mempunyai pekerjaan ini mengaku telah mencuri perhiasan milik saudara sepupunya bersama Dogles dan ET.

“Ketiga pelaku sudah kami tahan sambil proses hukum lebih lanjut. Sementara akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta,” jelas Kapolsek. (agw)