Toko Penjual Pakaian Adat Bali di Pasar Kumbasari Terbakar, Pemkot Denpasar Kerahkan 4 Mobil PMK

Petugas kepolisian memasang police line di toko yang terbakar. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Toko penjual alat-alat upacara adat dan pakaian Bali yang terletak di lantai 1 Blok A No. 25 Pasar Kumbasari, Denpasar terbakar. Peristiwa tersebut membuat para pengunjung pasar menjadi panik dan berlarian menyelamatkan diri.
“Penyebab kebakaran belum diketahui karena masih dalam penyelidikan oleh tim Labfor Polresta Denpasar,” ucap Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan saat dihubungi, Sabtu (9/2/2019) siang.
Kebakaran toko dengan nama Saharti milik Ni Nyoman Sukarmi (63) berlangsung, Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Dari penuturan karyawan toko bernama Kadek Mike Sowia Utari (19), sebelumnya ia sempat sembahyang dengan menyalakan 6 buah dupa.
Dari 6 dupa yang dinyalakan, hanya satu digunakan sembahyang di depan toko dan 5 dupa lainnya dipakai kakaknya bernama Ade Rai Indrawati sembahyang di pura yang ada di areal Pasar Kumbasari.
“Usai sembahyang keduanya lalu menutup toko dan pulang. Informasi di lapangan, toko tersebut sudah hampir satu tahun tutup dan tidak berjualan,” jelas Kapolsek.
Tak lama berselang, api muncul dari dalam toko. Beruntung kejadian tersebut diketahui karyawan Toko Family yang berada di sebelah toko terbakar dan langsung melapor ke Satpam pasar. Setelah mendobrak pintu toko, Satpam pasar berusaha memadamkan api menggunakan APAR namun gagal.
Kondisi tersebut membuat pengunjung dan pemilik toko di Pasar Kumbasari ketakuan dan berlarian menjauh. Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Denpasar dikerahkan. Sekitar 15 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut hanya kerugian material berupa alat-alat upakara adat bali yang terbakar dan juga api tidak merembet ke toko disebelahnya. Untuk nilai kerugian juga belum diketahui,” kata Kapolsek. (agw)
BACA JUGA:  Alfianto Wakili Bali dalam Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional