Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Asem Setinggi 15 Meter di Mengwi Tumbang

Masyarakat membersihkan pohon asem yang tumbang ke badan jalan. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Badung, Bali, mengakibatkan tembok senderan saluran Subak Batulantang Munduk Angantiga, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung jebol.
“Senderan subak setinggi 3,5 meter jebol sepanjang 10 meter.┬áDampak dari jebolnya senderan menutupi badan jalan Angantiga menuju Pura Pucak Tedung” ungkap Kabid Logistik dan Kedaruratan (KL) BPBD Kabupaten Badung dr. Ermy Setiari ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/2/2019).
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta. Kejadian tersebut baru diketahui, Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 07.30 Wita setelah Sekretaris Camat Petang melapor ke BPBD Kabupaten Badung.
“Tim TRC BPBD Badung Pos Petang, Damkar Badung Pos Petang, URC PUPR Pos Petang, Babinsa Koramil Petang, Babinkamtibmas Polsek Petang serta masyarakat setempat langsung membersihkan material yang menutup badan jalan,” beber dr. Ermy.
Cuaca ekstrim juga mengakibatkan sebuah pohon jenis asem setinggi 15 meter di depan Setra Kuwum, Banjar Kuwun, Desa Kuwun, Kecamatan Mengwi, Badung tumbang dan menutupi badan Jalan Raya Denpasar arah Bedugul.
“Pohon yang tumbang menimpa tembok penyengker Setra Desa Adat Kuwum setinggi 1,5 meter dengan panjang 8 meter. Kerugian diperkirakan Rp10 juta. Selain itu pohon tumbang karena sudah lapuk termakan usia juga mengakibatkan arus lalin dari arah Denpasar menuju Bedugul dan sebaliknya menjadi macet,” kata dr. Ermy. (agw)
BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tinjau 'Sport Tourism' yang Dibangun dengan Dana Desa