Masyarakat Diminta Waspada Hujan Lebat dan Petir

Hujan lebat disertai petir. (ilustrasi)

Beritabalionline.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Informasi dari Kabag Humas BMKG Taufan Maulana yang diterima di Jakarta, Rabu (6/2/2019), mengatakan, kondisi yang diperkirakan terjadi hingga Jumat (8/2/2019) disebabkan adanya tekanan rendah di Australia Bagian Utara dan sirkulasi siklonik di pesisir barat Aceh (Level 925-800 mb).

Terdapat pula konvergensi atau pertemuan angin yang memanjang di wilayah Pesisir Barat Sumatera Barat hingga Samudera Hindia Barat Sumatera dan terdapat belokan angin di Sumatera Tengah seperti Riau dan Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Perairan Utara Papua.

Hujan lebat disertai angin kencang dan petir diperkirakan terjadi pada Kamis (7/2/2019) di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah.

Sementara pada Jumat 8 Februari 2018, waspadai hujan lebat disertai petir di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jabodetabek, YogyakartaJawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Indonesia hingga tiga hari kedepan.

Kondisi tersebut diakibatkan adanya pola angin di Utara Indonesia umumnya dari arah Utara-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 20 knot, sedangkan di Selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah Barat Utara dengan kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 25 knot.

BACA JUGA:  Harga Termahal Swab Test Mandiri Dipatok Rp900 Ribu

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai-Aru, Perairan Barat Yos Sudarso, Perairan Merauke, dan Laut Arafuru. *itn