82 WNA Coba Masuk Lewat Bandara Soetta Secara Ilegal

WNA paling banyak masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com –¬†Imigrasi Klas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) menangkal 182 Warga negara asing (WNA) yang mencoba masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penolakan ke-182 WNA tersebut, merupakan penindakan kantor Imigrasi Bandara Soetta sejak medio Januari-Februari.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta Tarmin Satiawan mengatakan alasan penolakan terhadap WNA tersebut bermacam-macam.

“Alasan penolakan beragam, mulai dari masuk dalam daftar penangkalan, tidak memiliki visa RI, masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan, penggunaan dokumen keimigrasian palsu dan yang paling banyak adalah alasan karena tidak memiliki kejelasan tujuan datang ke Indonesia,” kata Tarmin, Rabu (6/2/2019).

Diterangkan Tarmin, dari jumlah tersebut, WN dari India dan Bangladesh adalah yang paling banyak dilakukan penegahan. “WN India sebanyak 33 orang, Bangladesh 28 orang,” kata dia.

Selanjutnya, para WNA yang ditolak itu, dilakukan proses Tindakan Administrasi Keimigrasian (TAK), yakni berupa deportasi.

“Sampai hari ini sudah 47 WNA dideportasi. WN India 16 orang dan 6 dari Irak,” ucap dia. *itn

BACA JUGA:  136 Kabupaten dan Kota Ditetapkan sebagai Zona Kuning COVID-19