Pura-pura Razia Narkoba, Dua Polisi Gadungan Asal Iran Curi Uang Turis China

Dua warga negara Iran ditangkap polisi usai mencuri uang turis asal China. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Dua warga negara Iran, Shiraziniya Azad (53) dan Shirazinia Hossein (41) dibekuk Opsnal Reskrim Polsek Kuta setelah mencuri uang milik turis asal China bernama Long Zhihong (46) sebesar 1400 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp19 juta.
“Kedua pelaku mengaku dari kepolisian. Setelah itu mereka mengambil uang milik korban,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat ekspose kasus pencurian di Mapolsek Kuta, Senin (4/2/2019).
Peristiwa yang berlangsung, Rabu (30/1/2019) bulan lalu sekitar pukul 22.00 Wita ini berawal saat korban bersama keluarganya usai berbelanja dan berjalan kaki menuju Hotel Kuta Centre Park di Jalan Patih Jelantik, Kuta, Badung tempatnya menginap. Tiba-tiba datang kedua pelaku mengendarai mobil dan menghentikan korban. Salah satu pelaku bernama Shiraziniya Azad kemudian turun dari mobil.
Kepada korban, pelaku mengaku dari kepolisian yang tengah menggelar razia narkoba dan hendak melakukan penggeledahan kepada korban. Karena takut, korban hanya diam saat polisi gadungan ini menggeledah badan dan mengambil dompet milik korban.
Setelah pura-pura memeriksa, dompet korban dikembalikan dan kedua pelaku langsung pergi. Dengan wajah masih panik, korban membuka dompet dan melihat 14 lembar uang dolar pecahan $100 miliknya hilang. Wisatawan yang menginap di Kuta Centre Park Hotel kamar nomor 323 kemudian melapor ke kantor polisi.
Dari hasil identifikasi melalui rekaman CCTV di seputaran hotel serta keterangan korban, petugas yang sudah mengantongi ciri-ciri dan nomor polisi kendaraan para pelaku kemudian melakukan penyelidikan.
Upaya petugas memburu pelaku membuahkan hasil, saat tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta melakukan penyisiran, Jumat (1/2/2019 sekitar pukul 22.30 Wita, kendaraan pelaku terlihat melintas di Jalan Raya Tuban. Petugas lalu mengejar dan menghentikan kendaraan pelaku di Jalan Raya Kuta depan Laota Restaurant.
Setelah dipastikan keduanya merupakan pelaku pencurian uang milik wisatawan China dengan pura-pura mengaku sebagai polisi, saat itu juga kedua pelaku digelandang ke Mapolsek Kuta.
“Para pelaku ini datang ke Bali pertengahan bulan Januari 2019. Dari pengakuan awal, mereka mengaku baru pertama kali menjalankan aksinya. Saat ini kita tengah berkoordinasi dengan kedutaan Iran di Jakarta untuk mencari informasi apakah sebelumnya keduanya pernah terlibat kejahatan di negaranya. Dan atas perbuatannya, pelaku kita jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” demikian Kapolresta Denpasar. (agw)
BACA JUGA:  Pria Asal Jember Jadi Korban Penusukan Tergeletak di Pinggir Jalan