Tahun 2018, SHU KPN Abdi Praja Capai Rp 804 Juta

Suasana Rapat Akhir Tahun KPN Abdi Praja, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan.(foto: humastabanan).

Beritabalionline.com – Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Abdi Praja Tabanan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 804.423.448,42 selama kurun waktu 2018. Tidak hanya itu, laporan pertanggungjawaban yang diaudit oleh akuntan publik juga meraih opini Wajar.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Akhir Tahun (RAT) KPN Abdi Praja, yang diselenggarakan Kamis (31/1/2019), di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan.

Ketua KPN Abdi Praja I Made Yasa mengatakan, selain SHU yang mencai Rp 804 juta, jumlah anggota koperasi juga mengalami peningkatan. “SHU tahun ini mencapai Rp 804.423.448,42 naik sekitar 30 persen dibanding tahun lalu yang jumlahnya Rp 754.667.358,49.

Sementara keanggotaan KPN Abdi Praja mengalami penurunan hal ini disebabkan karena tahun 2018 terdapat 105 anggota yang berhenti karena pindah/ pensiun, jadi anggota Koperasi Abdi Praja di tahun 2018 sebanyak 2375 orang,” katanya.

Dijelaskan, jumlah simpanan mengalami peningkatan sesuai dengan penambahan anggota baru. “Simpanan pokok di tahun ini sejumlah Rp 22.850.000,00 mengalami peningkatan 3,79 persen dibanding tahun sebelumnya. Simpanan wajib mengalami kenaikan 31,69 persen dengan total Rp 8.870.845.000,00, demikian juga dengan simpanan sukarela dan sijakop yang masing-masing mengalami kenaikan 15,62 persen dan Sijakop mencapai 11,52 persen,” jelasnya.

Selain jumlah SHU yang memuaskan, I Made Yasa juga menyampaikan jika KPN Abdi Praja telah mendapatkan opini Wajar dari akuntan publik atas laporan pertanggung-jawaban keuangan mereka.

”Laporan pertanggungjawaban ini terlebih dahulu sudah diaudit akuntan publik Prof Dr I Wayan Ramantha MM, AkCPA dengan opini Wajar, ini berarti laporan keuangan telah menyajikan secara wajar dalam semua hal mulai dari material, posisi keuangan KPN ABdi Praja tanggal 31 Desember 2018, dan hasil usaha, serta laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Eutitas Tanpa Akuntabilitas Publik,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Bali dan Tokoh Pariwisata Rumuskan tentang Pariwisata Berkualitas

Ketua Dekopinda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa memberikan apresiasi kepada manajemen KPN Abdi Praja. Menurut Wirna, pengurus, pengawas dan para anggota KPN Abdi Praja yang telah melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan posisi masing-masing. “Terbukti tahun ini KPN Abdi Praja mampu menghasilkan keuntungan yang luar biasa mencapai angka setengah milyar lebih ini artinya prinsip-prinsip manajemen telah dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi opini wajar yang didapatkan KPN Abdi Praja. “Wajar sesuai dengan prinsip akutansi yang benar, artinya semua proses transaksi yang dijalankan dengan benar sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi jangan ragu untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ucapnya.

Pihaknya berpesan agar pencapaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan untuk masa-masa mendatang. “Pertahankan dan tingkatkan pencapaian ini, jadilah koperasi terbaik dan contoh bagi koperasi lainnya, diharapkan bagi yang belum bergabung menjadi anggota agar segera bergabung,” imbuhnya.(yaw)