Pemkot Denpasar Beri Bantuan Server untuk LPD Secara Bertahap

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sebagai lembaga penggerak sektor ekonomi masyarakat Bali, keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) secara berkelanjutan terus mendapat dukungan dari Pemkot Denpasar. Kali ini, melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar, LPD secara rutin diberikan bantuan berupa server.

Hal tersebut bertujuan untuk mendukung LPD agar dapat tumbuh dan memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat, demikian Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan yang ditemui di Denpasar, Rabu (30/1/2019).

Ia menjelaskan, sebagai leading sektor pengelolaan LPD di Kota Denpasar pihaknya senantiasa terus berinovasi, sehingga mampu mendukung pengembangan LPD di daerah ini yang hingga kini jumlahnya mencapai 35 LPD.

“Berbagai program telah dirancang guna memaksimalkan peran LPD sebagai lembaga perekonomian masyarakat Bali, salah satunya adalah pemberian bantuan server kepada LPDdi Kota Denpasar yang dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

“Program rutin penguatan LPD kami terus laksanakan, sebagai implementasi dan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap ekonomi kerakyatan,” tambah dia.

Dikatakan Saryawan, bantuan server yang dianggarkan setiap tahunnya (4 buah) menyasar LPD di Kota Denpasar yang memiliki total aset dibawah Rp. 10 miliar. Sehingga kedepanya seluruh LPD di Kota Denpasar dapat dikelola dengan maksimal berbasis digitalisasi.

“Walaupun secara keseluruhan kondisi LPD di Kota Denpasar sudah baik, namun dengan pelayanan berbasis digitalisasi tentu pelayanan kepada masyarakat akan dapat lebih dimaksimalkan,” paparnya.

Saryawan menargetkan tiga tahun mendatang atau pada 2022 nanti, seluruh LPD di Kota Denpasar secara keseluruhan dapat memiliki server. Sehingga dapt terintegrasi satu sama lainya dan memudahkan dalam pelaksanaan pengawasan.

“Hingga saat ini total 10 LPD sudah kita bantu untuk perlengkapan server, dan di tahun 2019 ini akan kita bantu lagi 4 server untuk LPD, sehingga masih tersisa 11 LPD yang belum menggunakan srver dan akan kita bantu secara bertahap sesuai dengan kemampuan penganggaran,” demikian Saryawan. (tra)

BACA JUGA:  Pemprov Bali Siapkan Jaring Pengaman Sosial Untuk Legalisasi Arak