Sekda Adi Arnawa Dorong BNNK Badung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sekda Adi Arnawa saat membuka Sosialisasi Inpres No. 6 Tahun 2018 tentang aksi P4GN. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa mendorong Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat untuk menggencarkan sosialisasi tentang bahaya narkoba sampai ke tingkat desa maupun banjar.

Hal itu ditegaskan Adi Arnawa karena Badung sebagai daerah tujuan wisata sangat rentan terpengaruh narkoba. Dengan begitu, pencegahan bahaya narkoba perlu disosialisasikan hingga ke desa-desa atau banjar-banjar.

“Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini sudah sampai ke pelosok-pelosok desa. Hal ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya para generasi muda,” katanya dalam siaran pers Humas Pemkab Badung, Senin (28/1/2019) malam pada kegiatan Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Puspem Badung.

Dijelaskan, memberantas narkoba menjadi tantangan bangsa, tantangan masyarakat serta tantangan bagi Republik ini. “Untuk itu, peredaran barang haram tersebut harus kita perangi bersama dengan melibatkan semua komponen masyarakat. Karena memberantas narkoba bukan hanya tugas BNNK Badung dan pihak kepolisian, tapi menjadi tugas semua elemen masyarakat,” katanya.

Sementara itu Kepala BNNK Badung, Ni Ketut Masmini menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Badung yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi Inpres No. 6 Tahun 2018, sehingga  dapat berjalan dengan baik.

“Melalui kegiatan ini kami juga mendorong pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk mengimplementasikan Inpres No.6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi P4GN,” pintanya. (tra)

BACA JUGA:  Bunga Gumitir Dipilih Jadi Maskot Bangli