Mandi di Sungai, Dua Pelajar Tewas Tenggelam

Petugas mengevakuasi jenazah pelajar yang tenggelam saat mandi di sungai (foto : ist)
Beritabalionline.com – Dua pelajar Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMA) Denpasar bernama Ilham (8) dan Adam (7) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai.
“Jasad Ilham ditemukan di DAM jalan Gunung Soputan Denpasar Barat, sedangkan Adam ditemukan di bawah Jembatan Kuning jalan Labak, Banjar Batan Nyuh, Pemecutan Kelod, Denpasar,” kata Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan saat dikonfirmasi, Minggu (27/1/2019).
Kapolsek menjelaskan, dari keterangan saksi, kedua korban diketahui mandi di sungai tidak jauh dari Jalan Labak ll nomor 7 Pemecutan Kelod dps, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 13.00 Wita. Oleh warga setempat, keduanya sempat diingatkan agar tidak mandi di sungai.
Sementara menurut Glory (43), salah satu pengajar yayasan setempat, Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 08.00 Wita orang tua Adam mendatangi sekolah untuk mencari korban. Padahal biasanya setiap hari sabtu korban pulang ke rumah.
Setelah mendengar informasi dari masyarakat jika kedua korban sempat dilihat bermain di sungai, orang tua korban bersama pengasuh yayasan mendatangi sungai. Polisi yang memperoleh kabar dua pelajar hilang juga langsung melakukan pencarian.
Hampir dua jam menyusuri sungai, sekitar pukul 11.30 Wita jenazah Adam ditemukan di bawah jembatan Teuku Umar Barat (sebelah timur TL Mahendradata – Teuku Umar) dengan posisi miring, kepala berada dalam air dan hanya terlihat tangannya.
Dua jam kemudian, giliran jenazah Ilham ditemukan tersangkut di gundukan lumpur sebelah selatan DAM Umadui Jalan Gunung Soputan, Denpasar Barat.
“Kedua jenazah korban kemudian dibawa ke Yayasan SPMA Denpasar yang jaraknya sekitar satu kilometer dari sungai,” ucap Kapolsek. (agw)