Dikirim Dari Jawa, Narkoba Senilai Rp4 M Hendak Diedarkan di Bali, Dua Pelakunya Dibekuk Polisi

AKBP Sudjarwoko (tengah) saat ekspose pengungkapan pengiriman narkoba dari Jatim (foto : Agung W/Beritabalionlie.com)
Beritabalionline.com – Ribuan butir ekstasi dan 944 gram sabu disita Direktorat Resnarkoba Polda Bali dari dua orang kurir narkoba bernama Nur Muhamad Choirul (20) dan I Nyoman Indranata Wijaya (38) dalam suatu penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Sutomo, Lingkungan Gerenceng, Denpasar Utara.
“Barang tersebut dikirim dari Jawa Timur dan rencananya diedarkan di daerah Denpasar, Tabanan, Badung dan beberapa daerah lain,” kata Wakil Direktur Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko saat ekspose pengungkapan di Mapolda Bali, Senin (28/1/2019).
Untuk mengungkap kasus ini, Direktorat Resnarkoba Polda Bali bersama Direktorat Intelkam Polda Bali butuh waktu selama empat bulan melakukan penyelidikan. Tersangka pertama yang dibekuk yakni Choirul, Jumat (25/1/2019) sekitar pukul 01.00 Wita.
Kepada polisi, Choirul yang dibekuk di dalam kamar nomor 20 B Hotel Puri Asih, Kuta, mengatakan jika barang yang dibawa dari luar Bali tersebut telah diserahkan kepada Nyoman Indranata Wijaya. Tanpa buang waktu, pemuda berperawakan kurus ini digelandang menunjukkan tempat tinggal Indranata.
“Saat kami gerebek, tersangka Indranata tidak mau membuka pintu kamarnya. Setelah berhasil masuk, kita temukan dua plastik besar masing-masing berisi 2.493 ekstasi warna pink dan 2.935 ekstasi warna coklat muda. Kami juga temukan satu plastik besar berisi sabu seberat 944 gram netto yang disembunyikan tersangka di bawah tempat tidur,” beber AKBP Sudjarwoko.
Tersangka Choirul mengaku, ia membawa sabu dan ekstasi dari Jawa Timur melalui jalur darat dengan menumpang kendaraan umum. Setelah sampai di Bali, sabu dan ekstasi senilai Rp4 miliar lebih itu langsung diserahkan kepada Nyoman Indranata.
“Pemilik barang diketahui berinisial GS yang saat ini berada di Jawa Timur. GS masuk dalam target kami karena yang bersangkutan merupakan bandar narkoba jaringan luar negeri. Barang-barang yang kami sita juga didatangkan dari luar,” jelas Sudjarwoko.
Selain mengamankan barang bukti sabu dan ekstasi, dalam penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 04.00 Wita ini, petugas turut mengamankan dua buah timbangan digital, sebuah handphone merk Asus warna hitam yang digunakan tersangka untuk komunikasi. (agw)
BACA JUGA:  GANNAS Bali Kecam Penyelundupan Narkoba ke Dalam Lapas Perempuan