Putri Suastini Koster Ajak Masyarakat Sukseskan Program PKK

Ny Putri Suastini Koster saat menghadiri acara Harmonisasi dan Sinkronidasi Program Pokok PKK 2019 di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli.(foto:humaspemprov).

Beritabalionline.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster, menghadiri acara Harmonisasi dan Sinkronidasi Program Pokok PKK tahun 2019 di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Sabtu (26/1).

Dalam pertemuan itu, Putri Suastini Koster mengajak masyarakat Bangli menyukseskan program pokok PKK. Sebab program pokok PKK bertujuan untuk kesejahteraan Bali.

Salah satu program yang ingin dikembangkan oleh Putri Suastini Koster yakni HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman).

“Saya ingin setiap pekarangan rumah di Bali ditanami tanaman yang berguna untuk keluarga,” pintanya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli, Ny Sariasih Sedana Artha. Tanaman yang cocok ditanam di pekarangan yakni sayur, bahan bumbu dapur, dan obat-obatan. Dengan aneka tanaman, halaman akan indah dan hasilnya berguna bagi keluarga.

Putri Suastini Koster tak menginginkan program HATINYA PKK hanya untuk 1 atau 2 rumah percontohan saat digelar lomba PKK. Akan tetapi merata hingga semua pekarangan masyarakat Bali, sehingga dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun ke depan pekarangan rumah masyarakat Bali menjadi asri dan bermanfaat.

Putri Suastini Koster juga berencana memperjuangkan 30% dari Alokasi Dana Desa untuk dikelola PKK. Mendukung program HATINYA PKK, PKK Provinsi Bali bekerjasama dengan Pemprov Bali memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta kepada masing-masing desa percontohan untuk membeli tanaman agar ditiru oleh desa di sekitarnya.

Selain bantuan tersebut, PKK Provinsi Bali dan Pemprov juga telah menyiapkan dana bantuan untuk lansia sebesar Rp 12 juta per desa percontohan. “Program kerja PKK haruslah linear dari tingkat desa hingga tingkat provinsi. Kegiatan ini tidak boleh dihentikan sampai di sini saja, harus digelorakan dari waktu ke waktu, demi kemajuan Bali,” tandasnya. (yaw)

 

BACA JUGA:  KPK: Pembahasan Regulasi di Daerah Berpotensi Korupsi