KONI Denpasar Bidik Juara Umum Porprov Bali

ilustrasi.

Beritabalionline.com – Sejak Pekan Olahraga Daerah (Porda) berganti nama jadi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Bali), Denpasar memang tidak pernah sekali pun mencicipi gelar juara umum. Sudah enam kali edisi Porprov, Kontingen Badung memang selalu berjaya jadi juara umum. Sementara Denpasar selalu berada di urutan kedua sehingga dijuluki kontingen spesialis runner up.

Bagaimana pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September nanti? ”Kami tetap membidik juara umum, kan tidak mungkin target kami runner up. Jadi harus ada peningkatan target. Untuk mewujudkan itu, kami menggelar rapat kerja (raker) KONI Kota Denpasar yang tujuan intinya merancang strategi menuju juara umum itu,” terang Ketua Umum KONI Kota Denpasar, IB. Toni Astawa, didampingi Humas Dewa Gede Rai, usai membuka Raker tersebut, di ruang rapat Rumah Makan Bendega, Sabtu (26/1/2019).

Bahkan pria yang akrab disapa Gus Toni ini mengaku sangat optimis, Porprov di Tabanan menjadi momentum terbaik Denpasar menggeser dominasi Badung. Alasanya, karena ada larangan atlet-alet berprestasi (meraih medali) internasional ikut Porprov meski Denpasar juga banyak punya atlet level interasional. ”Ini artinya Porprov di Tabanan akan diikuti atlet-etlet level junior se-Bali. Dan, Denpasar selama ini memang fokus pembinaan atlet-atlet muda sehinga secara langsung memberikan peluang menjadi juara di Porprov nanti,” tandasnya.

Peluang Denpasar semakin besar karena beberapa cabor andalan Denpasar yang tidak dipertandingkan pada Porprov di Gianyar 2017, dipertandingkan di Tabanan seperti senam. Juga taekwondo yang diskorsing sehingga tidak tampil pada Porprov dua tahun lalu, kini sudah bisa ikut lagi. ”Jadi inilah momentum Denpasar untuk kembali ke jalur juara umum. Untuk mewujudkan itu, pastinya harus juga didukung dengan persiapan sangat maksimal seluruh cabor,” harap Gus Toni.

BACA JUGA:  Manajer Berharap KONI Bali Kirim 6 Petinju Lolos PON XX

Ditambahkan, banyak hal dibahas dalam Raker, khususnya menyangkut persiapan atlet. Efektif persiapan akan dilakukan usai pagelaran Walikota Cup 2019 mulai awal Februari selama sekitar sebulan dengan melibatkan seluruh cabor anggota KONI Denpasar. ”Walikota Cup bisa dijadikan ajang seleksi terakhir bagi cabor-cabor, meski saya juga mengetahui sejumlah cabor sudah membentuk tim bayangan. Setelah Walikota Cup, semua cabor diharapkan sudah punya tim bayangan, untuk selanjutnya KONI Denpasar bersiap-siap menggelar TC desentralisasi,” imbuh Gus Toni seraya menambahkan ancer-ancer kekuatan kontingen Denpasar pada Porprov nanti berjumlah sekitar 800 orang termasuk ofisial.

Dewa Gede Rai mengatakan, Raker diikuti 38 cabor anggota KONI Denpasar. Diharapkan semua cabor memanfaatkan waktu beberapa bulan ke depan ini untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya secara maksimal. ”Jika persiapan sudah dilakukan secara matang, saya optimis gelar juara umum pada Porprov di Tabanan bisa direnggut Denpasar,” tandas Dewa Rai. (wrb)