Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

Jenazah pria paruh baya yang meninggal gantung diri (foto : ist)
Beritabalionline.com – Lama menderita sakit diabetes membuat I Nyoman Pageh (63) putus asa. Pria paruh baya ini kemudian mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya di Jalan Merpati gang II No. 19, Desa Tegal Kerta, Banjar Manut Negara, Denpasar Barat.
“Korban bunuh diri menggunakan tali tambang warna biru yang diikat di plafon kamarnya,” terang Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan saat dikonfirmasi terkait peristiwa warga gantung diri, Kamis (24/1/2019).
Istri korban, Ni Nyoman Sulasmi (63) menuturkan, sebelum suaminya ditemukan gantung diri, Kamis (24/1/2019) sekitar pukul 08.55 Wita, ia sempat menyuapi korban. Setelah memberi makan korban, saksi lalu pergi ke pasar.
Sementara cucu korban, Putu Ariawan (36) menerangkan, korban sudah lama menderita sakit diabetes. Penderitaan korban bertambah setelah sekitar sebulan lalu kaki kanannya tertusuk paku dan tidak sembuh-sembuh.
Kepada saksi, korban mengatakan ingin mengakhiri hidupnya karena tidak tahan menahan sakit. Korban juga sempat meminta dibelikan tali namun permintaan tersebut tidak diindahkan oleh saksi lantaran khawatir kepada korban.
“Ketika kami tiba di TKP tubuh korban sudah diturunkan dan ditidurkan di atas tempat tidur oleh keluarganya. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan korban meninggal dunia karena gantung diri, sesuai dengan ciri-ciri yang kami temukan,” jelas Kapolsek. (agw)
BACA JUGA:  Eks Koruptor Boleh Nyaleg, Bawaslu Dinilai Tak Dukung Pemberantasan Korupsi