Puluhan Pohon Tumbang, BPBD Denpasar Sebut 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Luka-luka dan 6 Unit Kendaraan Rusak

Sebuah pohon berukuran besar yang ada di kawasan Renon tumbang karena diguyur hujan deras dan angin kencang. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Belakangan ini cuaca ekstrem melanda Kota Denpasar serta wilayah Bali lainnya. Bahkan, hujan yang disertai angin kencang menumbangkan puluhan pohon yang ada di sekitaran Kota Denpasar dan sekitarnya.

Menyikapi kondisi ini, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Berdasarkan data BPBD Kota Denpasar hingga Kamis (24/1/2019) petang, sedikitnya terdapat 23 pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Denpasar.

Jumlah tersebut tersebar di empat kecamatan (Denpasar Barat, Timur, Selatan dan Utara) yang telah mendapatkan penanganan dari BPBD dan DLHK Kota Denpar. Satu orang bernama Taufiqi Hudaya (29) dinyatakan meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Denpasar Selatan.

Berikutnya seorang warga bernama I Komang Alit Astika (29) mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang yang ada di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar. Peristiwa alam ini juga menyebabkan sedikitnya enam unit kendaraan rusak lantaran tertimpa pohon tumbang .

Sementara itu Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk hingga beberapa hari kedepan. Kendati demikian, pihaknya turut menyiagakan personel selama 24 jam yang siap menerima laporan masyarakat.

“Saat ini kami sedang melakukan penanganan pohon tumbang, kami imbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada lantaran cuaca buruk yang terjadi belakangan ini,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan, guna meminimalisir resiko yang tidak diinginkan, masyarakat diimbau untuk tidak bepergian saat hujan deras dan angin kencang. Hal ini dikarenakan adanya pohon perindang yang tergolong besar dan berpotensi tumbang karena faktor usianya yang sudah tergolong tua.

BACA JUGA:  ‘PSC 119’ Akan Disempurnakan

Dikonfirmasi secara terpisah Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa menekankan bahwa memasuki musim penghujan ini tentu sangat berpotensi terjadi angin kencang. Selain itu, saat musim penghujan beban pohon perindang lebih berat dari biasanya.

Karena itu ia DLHK secara intensif melaksanakan perompesan sehingga mampu meringankan bebah pohon untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang.

“DLHK secara rutin melaksanakan perompesan pohon perindang di seluruh jalan Kota Denpasar. Selain itu, kami juga minta masyarakat turut memberikan informasi tentang lingkungan sekitar khususnya pohon perindang yang dinilai penting untuk dilakukan perompesan,” tutupnya. (tra)