Gadaikan Belasan Mobil Sewa Buat “Metajen”, Wayan Eka Diringkus Polisi

Tersangka mengenakan baju tahanan beserta barang bukti kendaraan roda empat. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Seorang pria bernama I Wayan Eka Antara (37) dibekuk unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) usai menggelapkan belasan mobil sewa. Oleh pelaku, kendaraan roda berbagai merk ini kemudian digadaikan.
“Tersangka ini merupakan penjudi sabu ayam atau tajen. Uang gadai mobil sewa kemudian dihabiskan di arena judi,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat ekspose kasus penipuan dan penggelapan di Mapolsek Denpasar Selatan, Rabu (23/1/2019).
Aksi tersebut dilakukan sejak bulan September 2018 silam. Tersangka mendatangi rent car di seputaran Denpasar dan Badung dan pura-pura menyewa mobil. Agar pemilik tidak curiga, Eka Antara mengatakan menyewa mobil korban dalam kurun waktu lama.
“Satu unit mobil uang sewa sebulannya Rp2 juta sampai Rp3 juta. Tersangka kemudian menyewa selama satu hingga dua bulan. Setelah diperoleh, mobil-mobil tersebut lalu digadaikan ke beberapa tempat senilai Rp25 juta untuk satu mobil,” terang Kapolresta.
Terungkapnya kasus ini berawal saat korban Rizky Sanusih Arinanda (26) kesulitan menghubungi pelaku. Padahal, mobil yang disewa pelaku telah masa habis dan harus dikembalikan. Lantaran menemui jalan buntu, korban melapor ke Mapolsek Denpasar Selatan.
Polisi yang menerima laporan dari warga beralamat Perum Banda Mumbul Palm IV nomor 48, Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini langsung melakukan penyelidikan. Beberapa hari kemudian, pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Banjar Dinas Bade Gede Antosari, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Jumat (18/1/2019).
Kepada petugas, tersangka juga mengaku bukan sekali ini saja menggadaikan mobil sewa. Dari hasil pengembangan, petugas akhirnya mengamankan 13 unit mobil sewa yang digadaikan pelaku di beberapa tempat terpisah.
“Tersangka kami kenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana penjara 4 tahun,” ucap Kombes Pol. Ruddi Setiawan. (agw)
BACA JUGA:  Gerebek Rumah Kos, Polda Bali Amankan Puluhan Ribu Butir Pil Koplo