Prui Bali Bidik Lima Besar Pra PON

ilustrasi

Beritabalionline.com – Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (Prui) Bali bertekad mempertahankan gengsi sebagai tuan rumah Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2019.

Ketua Harian Pengprov Prui Bali Wira Ditta Lokantara, Selasa (22/1/2019) mengatakan sebagai host Pra PON Bali membidik posisi lima besar. Posisi tersebut wajib diperoleh Bali bila menginginkan tiket menuju PON 2020 di Papua.

Dijelaskannya  dari 14 Pengprov Rugby yang ada di Tanah Air, pada Pra PON nanti akan berlomba-lomba meraih posisi lima besar tersebut, dan bila gagal otomatis mimpi tampil dalam multi event olahraga empat tahunan di Tanah Air itu harus pupus.

“Kalau melihat rangking lalu kita di putri rangking empat, yang putra rangking lima yang U-21. Jadi kita dari sekarang mempersiapkan lebih matang lagi untuk ke sana, karena sirkuit kita sudah punya, wadah untuk seleksi kita sudah ada tinggal sekarang bagaimana kita mempersiapkan tim lebih lama dan lebih fokus,” ucapnya.

Menyinggung soal persiapan Bali sebagai tuan rumah Pra PON Rugby, lanjut Wira Ditta mengatakan sudah cukup matang, terlebih dengan bekal pengalaman Bali yang sudah sering menggelar event rugby tingkat Nasional maupun Internasional. Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu Surat Resmi Penunjukkan Bali sebagai host pra PON Rugby.

“Dari hasil diskusi lalu kita tuan rumah Pra PON, tetapi dari PB Surat Penunjukkan sebagai tuan rumah belum turun, jadinya kita belum bisa bergerak banyak untuk ke dinas-dinas atau ke KONI,” ucapnya.

Kuota tiket menuju PON terbatas untuk enam propinsi saja termasuk tuan rumah Papua yang sudah pasti lolos. Tinggal sekarang dari 14 pengprov Prui yang ada merebut lima tiket lagi menuju PON 2020 di Papua.

BACA JUGA:  Daud Yordan Latihan di Bali

Saat ini jajaran pengurus Prui Bali intens keliling kabupaten untuk membina dan memastikan kesiapan masing-masing wilayah untuk mengirim atletnya berlaga di sirkuit.

“Atlet-atlet yang ke Pra PON itu sekaligus dipersiapkan untuk Porprov Bali juga. Nah sekarang kita dari Pengprov bagaimana mendorong mereka untuk memunculkan atlet-atlet potensialnya, sehingga kita di Pengprov membina mereka untuk Pra PON, dan sisanya juga di kabupaten mereka juga dibina untuk Porprov,”paparnya.

Dari sembilan kabupaten/kota di Bali yang saat ini sudah memiliki atlet dan membentuk kepengurusan rugby hanya lima kabupaten saja yakni Buleleng, Bangli, Gianyar, Tabanan dan Badung. (yza)