Hakim Vonis Terdakwa Pemilik 1 Kg Sabu dan 3.132 Ekstasi 15 Tahun Penjara

Ilustrasi .

Beritabalionline.com – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan hukuman selama 15 tahun penjara kepada Mega Krestiawan (24), terdakwa narkotika dengan barang bukti 1 kg sabu dan 3.132 butir ektasi.

Putusan hakim yang dibacakan Dewa Budi Wadsara,S.H., M.H., di persidangan PN Denpasar pada Selasa (22/1/2019) itu, lebih ringan lagi tiga tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Putu Ari Suparmi, S.H yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 18 tahun penjara.

Pada dakwaan sebelumnya Jaksa Kejari Denpasar itu menyatakan perbuatan terdakwa yang tinggal di Jalan Maruti Nomor 21 Banjar Desa Pemecutan, Denpasar Barat melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika.

“Menghukum terdakwa Mega Krestiawan dengan pidana penjara selama 15 tahun, dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara,” putus Hakim.

Penangkapan terdakwa dilakukan pada hari Sabtu 4 Agutus 2018 sekitar pukul 19.30 Wita oleh Satresnarkoba, Polresta Denpasar di Jalan Cokroaminoto, Gang Melati, Banjar Sedana Gangga, Denpasar Barat.

“Saat itu petugas melihat ada kardus jatuh dari motor yang dikendarai terdakwa,” kata Jaksa.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap kardus yang dibawa oleh terdakwa yang ada tulisan SIP : Bpk. Taufik d/a Jalan Sidokapasan No 107 CV Multijaya Teknik, Surabaya. Setelah kardus itu dibuka, didalamnya berisikan satu plastik hitam putih yang dililit isolasi bening yang  berisikan tablet warna hijau yang diduga ekstasi.

Dalan kardus itu, petugas juga menemukan satu bungkusan plastik, yang setelah dibuka di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu. Kemudian, petugas melakukan penggeledahan di kamar kost terdakwa. Di kamar kost terdakwa, petugas kembali menemukan narkotika jenis yang sama (sabu-sabu).

Setelah dilakukan penimbangan dan penghitungan terhadap narkotika yang berada dalam penguasaan terdakwa, beratnya keseleluruhan 1000 gram sabu dan 3.132 butir ekstas. Atas ulahnya itu, terdakwa kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji terali besi. *pol

BACA JUGA:  Direktur Anargya Ancam Tolak Terima Terdakwa Kasus Narkoba yang Divonis Rehabilitasi