Tuntut Berantas Mafia Sepak Bola, Elemen Suporter Gruduk Kongres PSSI

Petugas kepolisian hadang suporter yang lakukan aksi damai agar tidak masuk ke lokasi kongres PSSI (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kongres Tahunan PSSI yang berlangsung di Hotel Sofitel Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung diwarnai aksi damai oleh sekitar 90 orang dari 15 elemen suporter sepak bola di Indonesia yang datang dari berbagai daerah.

Dalam orasinya, para pengunjuk rasa yang datang dengan membawa berbagai poster dan spanduk ini menuntut agar pada saat pelaksaan kongres PSSI juga menyuarakan pemberantasan mafia sepak bola di Indonesia.

“Berantas mafia-mafia yang selama ini sudah merusak sepak bola Indonesia,” teriak Ian Pri Wibowo salah satu koordinator aksi damai dalam orasinya di seberang Hotel Sofitel Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (20/1/2019).

Disaat yang sama, para suporter juga membentangkan spanduk bertuliskan “PSSI dosamu terlalu besar bagi kami. Federasi hanya diisi orang-orang lama mafia sepak bola. Berpendidikan tapi tingkah laku lebih biadab dari setan sampai harga diri bangsa kau perjual belikan”, bunyi poster.

Meski berlangsung damai, petugas kepolisian tak ingin kecolongan lantaran puncak kongres, Minggu (20/1/2019) berada di kawasan pariwisata Nusa Dua. Untuk mengamankan kegiatan tersebut, sebanyak 220 personel gabungan dari Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Gianyar diterjunkan.

“Polda Bali sudah siap mengamankan kongres tahunan PSSI ini. Meskipun tidak membahas agenda besar, kami tidak boleh underestimite dan akan tetap melaksanakan pengamanan secara maksimal dan sesuai SOP,” ucap Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. I Nyoman Sumanajaya terkait pengamanan kongres. (agw)