Putri Koster Ingatkan Prestasi Hasil Kreativitas Siswa Jangan Hanya Jadi Barang Pajangan

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putu Suastini Koster. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengharapkan prestasi hasil kreativitas siswa yang telah mendapatkan hak paten, jangan sampai hanya untuk dipajang dan disimpan.

“Melainkan harus disampaikan kepada pemerintah sehingga bisa ditindaklanjuti dan prestasi anak-anak bangsa kita ini juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Putri Koster saat menghadiri HUT ke-42 SMA Negeri 3 Denpasar, di Denpasar, Kamis (17/1/2019).

Di sela-sela menghadiri acara di salah satu SMA unggulan di Denpasar itu, Putri Koster berkesempatan meninjau ruangan karya ilmiah yang dimiliki para siswa.

Melihat berbagai prestasi ilmiah yang dimiliki para siswa dan sudah mengantongi hak paten, istri Gubernur Bali ini secara langsung meminta kepada Kepala SMA N 3 Denpasar untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah, terkait prestasi yang telah dimiliki sehingga manfaatnya bisa dirasakan juga oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga mengapresiasi atas rekam jejak SMA Negeri 3 Denpasar di tengah usianya yang semakin matang, tetap bisa menjaga prestasi para siswanya dan tentunya sudah semakin baik.

Untuk itu, ia meminta agar para guru terus meningkatkan kualitas belajar-mengajar, sehingga dapat mencetak generasi penerus bangsa yang berprestasi dan berkualitas.

“Tak hanya itu, saya juga meminta kepada para guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa, karena sekolah bukan hanya sekadar menimba ilmu, namun juga merupakan tempat untuk membentuk karakter, melalui ekstrakurikuler,” ucapnya diakhiri dengan pembacaan puisi berjudul Sumpah Kumbakarna.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Denpasar Ida Bagus Sudirga menyampaikan terima kasih atas apresiasi Ketua TP PKK Provinsi Bali terkait prestasi yang dimiliki oleh sekolahnya.

BACA JUGA:  Harga Masker Melambung, DPRD Klungkung Sidak Apotik

Selanjutnya pihaknya akan segera menghadap Pemerintah Provinsi Bali sehingga karya-karya para siswanya dapat ditindaklanjuti sebagai masukan ide kepada pemerintah terhadap isu-isu yang ada, dan kemudian dapat diteruskan kepada masyarakat.

Sejumlah prestasi yang dimiliki para siswa yang sudah mendapat hak paten, seperti Biokomposit Kayu, Banani Aplikasi untuk back up data, Antibiotik yang berasal dari bunga butter cup serta beberapa prestasi lainnya yang sudah dilombakan pada tingkat nasional maupun internaisonal. (tra)