Masyarakat Soroti Bandara Ngurah Rai karena Sering Banjir

Tampak air menggenang di areal Bandara Ngurah Rai. saat hujan deras. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali terendam banjir. Air setinggi mata kaki orang dewasa menggenang di areal keberangkatan domestik serta di beberapa titik bandara seperti tempat kendaraan menurunkan calon penumpang.

“Bukan banjir, tapi air menggenang karena hujan angin. Puncak hujan tadi malam kan sekitar pukul 18.00 wita hingga 19.00 wita, nggak lama setelah hujan reda air juga ikut surut. Ya sekitar 10 sampai 15 menit air menggenang di areal koridor,” kata Arie Ahsannurohim, Communication & Legal Section Head Bandara Ngurah Rai saat dihubungi Koran Metro, Selasa (15/1/2019).

Meski terlihat biasa, genangan air di salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu menjadi sorotan masyarakat luas. Bahkan tidak sedikit masyarakat mempertanyakan kondisi tersebut, apalagi Bandara Ngurah Rai beberapa kali memperoleh penghargaan lantaran dianggap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang.

Namun faktanya, kondisi di lapangan berkata lain. Seolah, managemen Bandara Ngurah Rai khususnya PT. Angkasa Pura I (Persero) hanya mengejar penghargaan dan kurang memperhatikan pelayananan.

Peristiwa Bandara Ngurah Rai kebanjiran bukan kali pertama terjadi, beberapa hari lalu, banjir juga melanda akibat beberapa plafon bandara jebol lantaran tidak mampu menahan air hujan.

Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa bakal terulang lantaran BMKG menyebutkan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin akan melanda wilayah Bali seiring perubahan musim. Atas kondisi tersebut, Arie mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah dan melakukan evaluasi.

“Kita masih dalam beberapa project bangunan yang salah satu kendalanya adalah banyak serpihan material masuk drainase, kedepan itu yang menjadi kontrol kita, selain melakukan evaluasi struktur tanah yang tidak imbang,” ucap Arie.

Seperti diketahui, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai melakukan beberapa proyek pengembangan untuk mendukung pelaksanaan IMF-WBG Annual Meetings 2018. Proyek tersebut berupa pengembangan Apron Sisi Barat, Apron Sisi Timur, Sewage Treatment Plant (STP), Gedung VVIP, Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Line Maintenance Airline dan gedung parkir bertingkat.

Sampai saat ini masih ada proyek yang belum selesai dan hal itu ditengarai menjadi penyebab Bandara Ngurah Rai terendam banjir. *agw