Jatuh ke Dalam Sumur, Gde Meninggal Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Tim SAR saat melakukan evakuasi korban yang jatuh ke dalam sumur. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang pria warga Banjar Petingan, Desa Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung bernama I Gede Sutardiarta (34) jatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter yang ada di belakang rumahnya.

“Kejadiannya tadi malam sekitar  pukul 20.45 wita,” ungkap Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Badung, dr. Ermy Setiari saat dikonfirmasi terkait peristiwa orang jatuh ke dalam sumur, Selasa (15/1/2019).

Adalah ibu korban yang pertama kali mengetahui anaknya jatuh ke sumur. Saat itu ibu korban mendengar suara teriakan orang minta tolong. Setelah dicari, sumber suara tersebut berasal dari sumur miliknya. Wanita paruh baya ini langsung berteriak histeris ketika melihat anaknya sudah timbul tenggelam di dalam sumur.

“Nggak ada yang tau awal korban bisa terjatuh ke sumur. Ibu korban kemudian membangunkan suaminya yang sudah tidur dan memberitau jika korban berada di dalam sumur,” jelas dr. Ermy.

Mendengar kabar keponakannya tercebur ke sumur, paman korban bernama Masna kemudian melapor ke BPBD Kabupaten Badung. Peristiwa tersebut tak ayal membuat warga setempat heboh dan langsung mendatangi rumah korban.

Tak berselang lama, petugas BPBD Badung, tim Basarnas dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pertolongan. Sekitar pukul 23.00 Wita, tim SAR berhasil mengangkat tubuh korban.

Saat dievakuasi dari sumur korban sudah dalam kondisi lemas, tidak bergerak, nadi sulit di deteksi dan pupil mata tidak ada respon cahaya. Naas, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Kapal, Badung.

“Informasi yang kami peroleh, korban memang ada gejala gangguan kejiwaan dan dalam perawatan dokter,” terang dr. Ermy Setiari. *agw