Perangi Sampah Plastik, Badung Akan Luncurkan Program ‘Green Mangupura Word’

Kondisi Pantai Kuta yang mulai dipenuhi sampah kiriman.(foto: ist).

Beritabalionline.com – Pemkab Badung melalui Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) akan meluncurkan program “Green Mangupura Word” yang bertujuan untuk memerangi limbah sampah plastik di wilayahnya.

Green Mangupura Word ini akan difokuskan kepada pengusaha dan usaha-usaha yang ada di wilayah Badung. Dikatakan Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, bahwa peluncuran “Green Mangupura Word” dalam upaya menindaklanjuti Peraturan Bupati Badung No. 48 Tahun 2018 dan Perbup No. 47 tahun 2018, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik

Sektor usaha adalah penyumbang sampah plastik terbesar selama ini di Badung. Apalagi tidak semua usaha di Badung mempunyai tempat pengolahan sampah sendiri,” kata Eka Merthawan, Minggu (13/1/2019).
Bahkan kata dia, masih ada temuan sejumlah hotel yang tidak memiliki pengolahan limbah dan sampah. ”Hotel pun masih ada yang membuang limbah dan sampah sembarangan,” ujarnya.

Menurutnya melalui Green Mangupura Word akan dapat memberikan pembinaan terhadap tempat usaha yang membandel. Termasuk juga sangsi jika tidak menerapkan Perbup Pemerintah Kabupaten Badung tentang pengurangan penggunaan sampah plastik. Ia juga menyebutkan sosialisasi Perbup dan peluncuran Green Mangupura Word akan direncanakan pada Januari, Februari dan Maret.

“Semua usaha akan kita sosialisasikan. Nanti ada evaluasinya juga, apabila baik usaha hotel maupun restoran itu akan kita berikan reward. Kalau sudah dapat penghargaan artinya hotel atau restoran itu layak untuk dikunjungi,” ujarnya.(net)

BACA JUGA:  Kapolresta Denpasar Gelar Silaturahmi dengan Takmir Masjid dan Musolla