Bekuk Kurir Narkoba Jaringan Napi LP Kerobokan, BNNP Bali Amankan 25 Kilogram Ganja

Tersangka beserta paket ganja yang diamankan BNNP Bali (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Sebanyak 25 kilogram ganja asal Aceh diamankan petugas BNN Provinsi Bali. Ganja yang dikemas dalam lima paket besar tersebut dikirim dari Medan ke Bali melalui kantor jasa pengiriman barang di daerah Sanur, Denpasar Selatan.
“Dua orang tersangka bernama Kurniawan Risdianto dan Muh. Haryono kita tangkap di areal parkir perusahan jasa pengiriman saat hendak pergi setelah mengambil paket tersebut,” terang Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat rilis pengungkapan kasus, Rabu (9/1/2019) di Kantor BNNP Bali, Denpasar.
Untuk mengungkap kasus di awal tahun 2019 ini, tim Pemberantasan BNNP Bali membutuhkan waktu tiga hari guna melakukan penyelidikan pasca menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pengiriman paket narkoba dari Medan.
Kepada petugas, kedua tersangka yang ditangkap, Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 21:00 Wita ini mengatakan jika mereka mengambil paket atas perintah salah satu narapidana LP Kerobokan berinisial R.
“Kedua tersangka ini merupakan jaringan napi LP Kerobokan. Mereka berdua tidak saling kenal karena yang mengendalikan napi tadi. Setelah kiriman datang, mereka baru dihubungi untuk mengambil paket,” kata Kepala BNNP Bali.
Informasi diperoleh, Haryono mengaku sudah enam kali mengambil paket dengan upah Rp2 juta hingga Rp3 juta untuk sekali jalan. Sedangkan Risdianto mengaku baru dua kali mengambil paket.
“Itu baru pengakuan sementara, bisa jadi mereka sudah lebih dari yang disebutkan. Apalagi tersangka Risdianto ini juga pemakai narkoba jenis sabu. Terkait dengan napi yang disebut, kita segera lakukan penyelidikan karena mencari napi terlibat narkoba di LP Kerobokan bukan perkara mudah,” ucap Brigjen Gede Suastawa.
Dari hasil penangkapan, petugas mengamankan lima paket ganja seberat 25 kilogram, tujuh paket ganja dengan berat masing-masing 23 gram brutto, sebuah mobil yang digunakan membawa paket ganja, handphone dan resi pengambilan paket.
“Kedua tersangka Kurniawan Risdianto dan Muh Haryono kita jerat Pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Kepala BNNP Bali. (agw)
BACA JUGA:  2 Tempat Hiburan Malam di Denpasar dan 1 di Badung Diobok-obok Polisi