Minim Saksi, Kasus Perampokan di Badak Agung Belum Ada Titik Terang

Polisi saat lakukan olah TKP. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa perampokan sebuah rumah mewah di Jalan Badak Agung XVII nomor 3A, Renon, Denpasar Timur yang berlangsung, Senin (25/12/2018) lalu, sekitar pukul 12:15 Wita.

“Sudah dua orang saksi yang sudah kita mintai keterangan, penjaga rumah setempat dan tetangga korban. Keduanya mengaku hanya melihat jenis kendaraan namun tidak hafal nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku,” terang Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Karang saat ditemui di Mapolsek Denpasar Timur, Selasa (8/1/2019).

Sementara itu, kamera pengintai atau CCTV milik tetangga yang terpasang di seputaran lokasi yang awalnya diharapkan menjadi petunjuk atas kasus tersebut, tidak bisa melihat nomor kendaraan yang dibawa pelaku.

“Minimnya keterangan saksi serta petunjuk di lapangan membuat penyelidikan sedikit mengalami kendala, apalagi pemilik rumah masih berada di Timor Leste, sehingga kita belum ketahui barang apa saja yang hilang dan berapa nilai kerugian korban,” jelas Kompol Nyoman Karang.

Dari keterangan penjaga rumah sekaligus sopir korban, Ketut Waridana, saat beraksi pelaku dilihat tidak membawa senjata apapun. Kendati demikian, pelaku yang mengaku sebagai petugas kepolisian dan hendak menggeledah rumah untuk mencari narkoba ini sempat mengancam korban agar tidak macam-macam jika ingin selamat.

Sebelumnya, beberapa saat pasca peristiwa perampokan berlangsung, polisi memperoleh informasi jika kendaraan yang dibawa pelaku terlihat melintas di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar. Puluhan anggota reskrim Polresta Denpasar dan reskrim Polsek Denpasar Timur yang saat itu berada di rumah korban langsung menuju ke Jalan Tukad Badung.

Namun setelah diperiksa, polisi menyebut jika itu bukan pelaku. “Jenis kendaraan saja yang sama, yakni fortuner warna putih. Setelah kita geledah dan periksa pengemudi kendaraan, bukan orang tersebut pelakunya,” tutur salah satu anggota buser reskrim Polresta Denpasar. (agw)

BACA JUGA:  Belasan Tahun Menunggu, Pemenang Lelang Penjualan Tanah Ingin Haknya Segera Diberikan