Ombudsman Awasi Ketat Seleksi Pejabat Eselon II Pemprov Bali

Kepala Ombudsman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhattab. (foto : net)

Beritabalionline.com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali akan mengawasi ketat proses seleksi pengisian sejumlah jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Bali yang lowong karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun.

“Kami akan awasi dan pantau secara ketat. Kami akan datang langsung, duduk di situ melihat proses seleksi mulai pemaparan visi misi mereka, pemaparan makalah dan sebagainya,” kata Kepala ORI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab di sela-sela Pemaparan Kinerja ORI Bali tahun 2018, di Denpasar, Kamis (3/1/2019)

Umar mengingatkan seleksi pengisian untuk sejumlah kursi pejabat eselon II Pemprov Bali yang lowong dan kini dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt) benar-benar dilaksanakan secara ketat, supaya dapat dihasilkan calon-calon pemimpin berkualitas baik karena mereka memiliki peran strategis dalam pembangunan Bali.

“Pengisiannya harus melalui sebuah seleksi yang ketat, semua prosedur dijalankan, dan jangan berdasarkan ‘like and dislike’ atau suka tidak suka,” ujarya.

Pihaknya meyakini dengan kepemimpinan yang baru di tangan Gubernur Bali Wayan Koster, nantinya akan betul-betul memilih orang yang tepat atau “the right man on the right place” untuk memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali, dan tidak menggunakan standar-standar politik.

“ASN (aparatur sipil negara) harus netral, sehingga standar pemilihannya tidak boleh berdasarkan standar politik, tetapi profesionalisme,” kata dia.

Seiring dengan izin dari Menteri Dalam Negeri yang sudah turun, Umar mengharapkan proses tahapan seleksi bisa segera dilaksanakan supaya kursi yang ditinggalkan pimpinan OPD itu tidak terlalu lama kosong.

Sebelumnya Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengatakan sejumlah jabatan eselon II (setingkat kepala dinas) yang ditinggal pensiun yakni Dinas Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal, Dinas Dukcapil dan KB, Kepala Satpol PP, Sekretaris Dewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Lingkungan Hidup, dan Staf Ahli Gubernur. *agw

BACA JUGA:  Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Melonjak 23 Orang, Positif 16, Meninggal 1