Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Hari Raya Kuningan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

Tampak warga beli sembako di pasar murah yang digelar Pemkot Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Untuk menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang hari Raya Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, kembali mengelar Pasar Murah.

Untuk kali ini pasar murah dilaksanakan di Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (3/1/2019). Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, IB Suniem yang didampingi Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswayudi.

Suniem menjelaskan, pelaksanaan pasar murah kali ini merupakan lanjutan pelaksanaan pasar murah pada bulan Desember 2018 lalu. Kegiatan pasar murah rutin digelar menjelang hari besar keagamaan.

“Ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Denpasar kepada masyarakat untuk mendapatkan harga sembako lebih murah dari harga pasar. Terlebih lagi berkaitan dengan peringatan hari raya suci Galungan dan Kuningan serta menjelang Natal yang lalu,” terangnya.

Ditambahkan, pasar murah ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan agar masyarakat bisa berbelanja murah dengan barang yang berkualitas. “Kami berharap masyarakat memanfaatkan pasar murah yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui TPID Kota Denpasar sehingga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, keberadaan pasar murah diharapkan menjadi solusi masyarakat mendapatkan harga yang lebih murah dari harga di pasar. Disamping juga melalui pasar murah ini dapat membantu pemerintah dalam menstabilkan harga-harga bahan pokok menjelang peringatan hari raya.

Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini menurut IB Suniem juga dilakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik.

BACA JUGA:  Bupati Klungkung Hadiri Rakor Lintas Sektoral

“Kami terus gencarkan mensosialisasikan Perwali No. 36 Th 2018 agar masyarakat benar-benar sadar untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujarnya. Disamping memberikan himauan secara langsung juga memasang spanduk untuk pengurangan penggunaan kantong plastik saat berbelanja.

Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswayudi menambahkan, pasar murah yang dilasanakan ini dipastikan lebih murah dari harga pasaran. Karena dalam melaksanakan pasar murah ini pihaknya menggandeng beberapa distributor sperti PT Pertamina, Ayunadi dan distributor lainnya.

Untuk harga bawang merah misalnya, 1 Kg dijual dengan harga Rp 25 ribu sedangkan harga di pasaran Rp 29 ribu. Sementara gula pasir dijual Rp 10 ribu atau lebih murah dari harga pasaran Rp 12.500 per Kg.

“Kami harapkan masyarakat benar-benar memanfaatkan pelaksanaan pasar murah ini,” ujarnya. Setelah pelaksanaan pasar murah di Pemogan akan dilanjutkan di pasar Pidada, Kelurhan Ubung pada hari Jumat (4/1/2019). *tra