Pasca Perayaan Malam Pergantian Tahun, Sampah di Denpasar Miningkat 30 Persen

Petugas membersihkan sampah yang berserakan di Lapangan Puputan Badung dan seputar Patung Catur Muka. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Pasca perayaan malam pergantian tahun pada Senin (31/12/2018) malam, volume sampah di Kota Denpasar mengalami peningkatan. Jumlah tersebut terhitung mencapai 30 persen dari volume hari biasa.
Untuk memaksimalkan penanganan peningkatan volume sampah tersebut, DLHK Kota Denpasat telah menyiapkan beragam cara sehingga lonjakan volume sampah dapat ditangani dengan maksimal.
Kadis DLHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi seusai penanganan, Selasa (1/1/2019) menjelaskan bahwa peningkatan volume sampah pasca malam pergantian tahun dari 2018 menuju 2019 memang mengalami peningkatan sebesar 30 persen atau setara dengan 300 ton sampah. Namun jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan sampah pasca Hari Raya Galungan (Rabu, 26/12/2018) lalu yang mencapai 60 persen.
Petugas kebersihan bersihkan sampah bekas kotak makanan yang berserakan. (foto : ist)
“Volume sampah mengalami peningkatan 30 persen atau sekitar 300 Ton untuk volume sampah pasca perayaan malam pergantian tahun di Kota Denpasar,” jelasnya
Lebih lanjut dikatakan, peningkatan ini disebabkan lantaran mobilitas masyarakat yang besar saat malam pergantian tahun, khususnya di obyek vital seperti kawasan Catur Muka yang juga mejadi lokasi gelaran Denpasar Festival (Denfest) 2018, kawasan Lapangan  Taman Kota Lumintang serta Pantai Sanur. Sampah tersebut masih didominasi sisa kembang api serta beragam bungkus makanan.
“Sisa kembang api yang mendominasi sampahnya, tapi ada juga sisa pembungkus makanan dan sisa upacara masyarakat yang beragama Hindu di Bali, karena bertepatan dengan Rahina Pemacekan Agung,” paparnya.
Kendati demikian pihaknya telah berkordinasi dengan seluruh Desa/Lurah di Kota Denpasar untuk turut memberi atensi terhadap sampah perayaan malam pergantian tahun ini. Dimana, dengan menggandeng swakelola sampah di masing-masing desa/lurah penanganan sampah tentu dapat dimaksimalkan. (tra)
BACA JUGA:  Lomba Mewarnai Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Tabanan