Dua Kasus Perampokan Warnai Akhir Tahun di Denpasar

Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan.. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Menjelang tutup tahun Polresta Denpasar mendapat kado pahit berupa kasus perampokan money changer milik PT Bali Top di Jalan Nakula, Legian, Kuta, Kabupaten Badung dan aksi perampokan rumah mewah di Jalan Badak Agung, Denpasar Timur.
“Untuk kedua kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan anggota di lapangan. Kita juga sudah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan,” ucap Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Senin (31/12/2018).
Kapolresta menerangkan, guna mengungkap kedua kasus ini, tim Resmob Polda Bali, Resmob Polresta Denpasar, Resmob Polsek Kuta dengan di backup Satgas CTOC telah bergerak. Ia berharap kasus tersebut secepatnya dapat diungkap. Sebelumnya, aksi perampokan money changer di wilayah Kuta kembali terjadi. Kali ini kawanan perampok menyaras money changer PT Bali Top di Jalan Nakula, Legian, Kuta, Kabupaten Badung.
“Pelaku yang diperkirakan lebih dari tiga orang membawa kabur uang lebih dari Rp1 miliar. Sebelum beraksi pelaku melumpuhkan satpam setempat bernama I Putu Juliarta (37),” terang sumber di lapangan, Sabtu (22/12/2018).
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkn, aksi perampokan berlangsung, Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 02:30 dini hari. Tiba-tiba dari arah lantai dua money changer turun tiga orang dan langsung menyergap Juliarta yang saat sedang berjaga di lantai satu.
Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung memukuli dan menyeret Juliarti hingga babak belur sambil menodongkan pisau belati. Setelah tak berdaya, Juniarta kemudian diikat menggunakan lakban. Sekitar pukul 03:30 Wita, Juliarta yang sempat tak sadarkan diri berhasil melepaskan ikatan lakban di tangannya. Ia lalu keluar dari money changer dan meminta pertolongan warga.
“Diduga para pelaku masuk ke lantai dua lewat tembok samping dengan menggunakan kayu. Setelah melumpuhkan satpam disana, pelaku kemudian mengambil brankas yang ada di dalam ruangan money changer,” kata sumber.
Beberapa hari kemudian, sebuah rumah mewah di Jalan Badak Agung XVII nomor 3A, Renon, Denpasar Timur, Senin (25/12/2018) sekitar pukul 12:15 Wita disantroni kawanan rampok.
Kapolsek Denpasar Timur AKP Nyoman Karang saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, setelah mengikat penjaga rumah bernama Ketut Waridana dengan kain, pelaku mengobrak-abrik empat kamar dan membongkar sebuah brankas yang tersimpan di salah satu kamar.
“Pelaku diduga dua orang. Barang yang hilang belum diketahui karena masih dalam penyelidikan, apalagi pemilik rumah tidak tinggal disini,” kata Kapolsek. Tetangga korban, Gung Ari mengatakan, sebelum kejadian ia sempat melihat sebuah mobil warna putih mondar-mandir. Tak berselang lama, mobil tersebut berhenti di depan rumah korban.
“Saya pikir itu mobil tamu pemilik rumah. Saya baru tau ketika penjaganya berteriak minta tolong ada perampok,” tutur Gung Ari yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban. (agw)