Bobol Toko Sembako, Residivis Begal Diciduk Polisi

Pelaku bobol toko kenakan baju tahanan Polsek Denpasar Barat. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Sebuah toko sembako di Jalan Pidada nomor 11 Denpasar Utara disantroni pencuri. Pelaku masuk ke dalam toko dengan cara menjebol plafon dan mengambil barang-barang milik korban bernama Adi Putra (36).
“Korban mengalami kerugian Rp3,8 juta karena kehilangan dua buah handphone, rokok, dan uang penjualan Rp239 ribu,” terang Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan di Mapolsek Denpasar Barat, Sabtu (29/12/2018).
Peristiwa pencurian baru diketahui saat korban membuka toko, Rabu (17/10/2018) sekitar pukul 08:00 Wita. Ia terkejut ketika melihat sebuah handuk tergeletak di atas meja kasir dan barang-barang di rak berantakan.
Korban juga melihat plafon toko miliknya jebol dan ada bekas congkel. Menindaklanjuti laporan korban, tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat menuju TKP melakukan penyelidikan.
Dua bulan berselang atau tepatnya, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 05:30 Wita, pelaku pencurian bernama Saiful Bahri (32) dibekuk petugas di sebuah rumah kos Jalan Tanah putih nomor 29 Darmasaba, Abiansemal, Badung.
Dari hasil pemeriksaan terungkap jika pelaku sudah dua kali membobol toko sembako di Jalan Pidada, Denpasar Utara. Barang hasil curian dijual dan uangnya digunakan untuk pulang kampung.
“Pelaku merupakan residivis kasus begal di daerah Jawa Timur. Dia mengaku sendiri saat menjalankan aksi bobol plafon. Selain untuk pulang kampung, uang sisa penjualan barang curian digunakan untuk makan dan keperluan sehari-hari,” jelas Kapolsek. (agw)
BACA JUGA:  Embat Handphone Wisatawan Asing, Residivis Dikeler ke Mapolsek Densel