DLHK Denpasar Siagakan 1.459 “Pasukan Hijau” saat Galungan dan Nataru

Petugas kebersihan Kota Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Untuk menghindari terjadinya penumpukan sampah pada perayaan hari suci umat Hindu, yaitu Galungan (26 Desember 2018) dan Kuningan (5 Januari 2019) serta perayaan Natal dan Tahu Baru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar menyiagakan 1.459 pasukan hijau atau  tenaga kebersihan serta 49 armada truk, dibantu dengan moci di masing-masing kecamatan, desa/kelurahan.

Kadis DLHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (23/12/2018) menjelaskan, setiap menyambut hari besar keagamaan DLHK Kota Denpasar senantiasa menyiagakan personelnya. Hal ini lantaran lonjakan volume sampah cenderung meningkat saat hari besar keagamaan.

“Kami tetap bersiaga dalam situasi apapun, lebih-lebih pada perayaaan hari-hari besar dipastikan volume sampah meningkat tajam. Hal ini dimaksudkan untuk  memastikan wajah kota Denpasar tetap bersih,” kata Wisada.

Diejlaskan, antisipasi terhadap penanaganan lonjakan sampah ini dilaksanakan dengan mengintensifkan seluruh personel dengan pola penambahan jam kerja atau sistem lembur.

“Kami bersinergi dengan semua elemen masyarakat hingga desa/lurah guna menangani sampah pada hari-hari besar keagamaan seperti Galungan, Kuningan dan Natal serta Tahun Baru,” terangnya.

Menurut Wisada, pada perayaan hari suci Galungan, Kuningan dan Nataru kali ini peningkatan volume sampah di Kota Denpasar diprediksi mencapai 60 persen dari jumlah volume sampah harian, yakni 400 sampai dengan 500 ton.

Kepada seluruh warga Kota Denpasar dia mengimbau untuk turut berpartisipasi aktif meminimalisisr volume pada saat hari raya. Hal ini dapat dilakukan dengan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.

“Kami turut mengajak masyarakat untuk iku berperanserta menjaga kebersihan dengan memilah sampah dan membuang sampah sesuai dengn jam yang dianjurkan oleh swakelola sampah. Dengan demikian sampah tidak menumpuk di pinggir jalan. Kerjasama ini sangat penting untuk menjadikan wajah Kota Denpasar yang bersih dan asri,” pungkasnya. (tra)