Wanita Asal Kaltim Jadi Korban Penipuan Rumah Kontrakan

Pelaku penipuan (tengah) terhadap seorang perempuan asal Kaltim diamankan polisi. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang perempuan asal Kalimantan Timur bernama Astrid Yunita Hapsari (27) menjadi korban penipuan hingga mengalami kerugian Rp40 juta yang dilakukan pria bernama Rendy Tanos (29). Pelaku akhirnya digelandang petugas ke Mapolsek Kuta Utara untuk menjalani pemeriksaan.

“Kasus penipuan berawal saat korban mencari kontrakan rumah di seputaran Kuta Utara, Badung,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim, Senin (17/12/2018) di Mapolsek Kuta Utara.

Kanit menerangkan, melalui seorang agen freelance bernama Ika Trisnawati, korban dikenalkan kepada seseorang bernama Rendy Tanos. Korban kemudian diajak ke sebuah rumah di Jalan Raya Canggu, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung yang diakui sebagai rumah milik pelaku.

Usai melihat-lihat rumah dan merasa cocok, korban kemudian mentransfer uang sebesar Rp20 juta, dan memberi uang cas Rp15 juta kepada pelaku pada tanggal 21 November 2018.

Keesokan harinya pada tanggal 22 November 2018, korban kembali mentransfer uang sebesar Rp5 juta. Total uang sebesar Rp40 juta tersebut rencananya untuk bayar kontrak rumah hingga 2020. Pada tanggal 3 Desember, korban mulai menempati rumah kontrakkan.

Namun baru sehari tinggal, datang seorang agen jual beli properti dan mengatakan rumah tersebut sudah ada yang beli. Mengetahui hal itu korban jadi kian panik lantaran tetangganya juga memberitahu bahwa pemilik rumah mengaku tidak merasa menyewakan rumah, dan tidak pernah menerima uang sewa.

“Korban kemudian menghubungi pemilik rumah dan diperoleh informasi jika pemilik tidak ada menyewakan rumah miliknya,” kata Kanit Reskrim.

Merasa telah ditipu, korban lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Kuta Utara. Berdasarkan laporan dari korban, Rendy ditangkap petugas kepolisian saat berada di tempat kosnya di Jalan Pesonaku nomor 26 Pedungan, Denpasar Selatan, Kamis (13/12/2018) sekitar pukul 23:00 Wita.

BACA JUGA:  JK Jadi Timses Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

“Pelaku mengakui telah menipu korban dengan pura-pura menyewakan rumah. Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi,” jelas Kanit Reskrim. *agw