Letkol Inf Bima Santosa Jabat Dandim Karangasem

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi (tengah) usai serah terima jabatan Komandan Kodim 1623/Karangasem (foto : ist)

Beritabalionline.com – Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1623/Karangasem dari Letkol Inf Benny Rahadian kepada Letkol Inf Bima Santosa. Upacara serah terima jabatan berlangsung di Wantilan Kantor DPRD Kabupaten Karangasem, Selasa (18/12/2018).

Dengan demikian Letkol Inf Bima Santosa yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti secara resmi menjabat Dandim 1623/Karangasem untuk menggantikan pejabat lama Letkol Inf Benny Rahadian yang selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Wakil Asisten Intelijen Danjen Kopassus.

Dalam kesempatan tersebut Danrem mengucapkan terima kasih kepada Letkol Inf Benny Rahadian atas dedikasinya selama pelaksanaan tugas yang sudah berjalan baik sebagai Dandim 1623/Karangasem.

“Segala pengalaman tugas yang sudah diperoleh hendaknya dapat dijadikan bekal pada pelaksanaan tugas jabatan di tempat baru. Kepada pejabat baru saya berpesan segala keberhasilan dan pencapaian pejabat lama agar dipertahankan bahkan diupayakan untuk ditingkatkan. Segera menyesuaikan dengan lingkungan tugas baru serta adakan komunikasi dan koordinasi dengan baik bersama pemerintah daerah serta komponen masyarakat, sehingga apabila terjadi permasalah sekecil apapun akan dapat diantisipasi lebih dini dan dicarikan solusinya,” kata Danrem melalui siaran pers, di Denpasar, Selasa (18/12/2018).

Danrem mengatakan bahwa Kodim sebagai satuan komando kewilayahan secara umum mempunyai tugas dalam rangka untuk membina wilayah pertahanan di darat serta melaksanakan tugas pembinaan teritorial atau Binter. Kodim harus mampu memberdayakan wilayah pertahanan darat yang meliputi aspek geografi, demografi dan kondisi sosial yang ada demi kepentingan pertahanan.

Dalam menghadapi tugas-tugas ke depan, baik itu tugas pokok maupun tugas tambahan yang tentunya semakin kompleks dan tidak semakin ringan, Danrem menekankan tentang pentingnya kesiapan satuan.

BACA JUGA:  Seekor Sapi di Malang Terlahir dengan Dua Kepala

“Salah satu tugas tersebut adalah dalam menghadapi tahun politik 2019 dimana akan dilaksanakan perhelatan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden serta wakil presiden. Dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut TNI bersikap netral dan tidak berpolitik praktis. Tugas kita TNI adalah ikut mengawal dan menjamin keamanan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut secara profesional bersinergi dengan Polri. Hal ini sesuai dengan UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dalam tugas operasi militer selain perang atau OMSP, tugas TNI adalah melaksanakan tugas perbantuan kepada Kepolisian Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah,” tegas Danrem.

Di akhir sambutannya Danrem mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dan kondusifitas, sehingga pelaksanaan hari raya Galungan dan Kuningan serta Natal dan Tahun Baru  di Bali berjalan  aman dan lancar. (agw)