Krama Banjar Sampalan, Nusa Penida Melukat ke Tirta Pancoran Solas dan Berwisata ke Taman Edelweis

Tirta Pancoran Solas tempat pemedek melukat. 

Beritabalionline.com – Menjelang tutup tahun 2018, warga (krama) Banjar Sampalan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung kembali mengadakan kegiatan Tirtayatra. Kali ini tempat yang disasar adalah Pura Pelisan, Batur, Kintamani, Kubupaten Bangli, Minggu (16/12/2018).

Usai melakukan persembahyangan bersama, para pemedek yang jumlahnya sekitar 40 orang itu lanjut melukat (pembersihan diri secara spiritual) di Tirta Pancoran Solas yang lokasinya ada di belakang Pura Pelisan.

Tirta Pancoran Solas merupakan salah satu objek wisata spiritual yang ada di kawasan Kintamani, Bangli. Di tempat ini pihak pengelola Tirta Pancoran Solas sudah menyiapkan beberapa infrastruktur pendukung seperti rumah makan jika pengunjung ingin makan dan minum yang lokasinya tidak jauh dari Tirta Pancoran Solas.

Krama Banjar Sampalan foto bersama usai sembahyang di Pura Pelisan, Batur, Kintamani.

Untuk diketahui, Tirta Pancoran Solas mempunyai nama yang berbeda-beda sesuai fungsinya masing-masing. Kesebelas nama pancoran tersebut, yakni Tirta Telaga Waja, Tirta Danu Gadang, Tirta Danu Kuning, Tirta Bantang Hanyut, Tirta Pelisan, Tirta Mengening, Tirta Purajati, Tirta Rajeng Anyar, Tirta Yeh Bungkah, Tirta Yeh Mampeh, dan Tirta Perapen.

‘’Tirta-nya tujuannya sama untuk malukat, tapi namanya yang berbeda. Karena tirta ini cenderung ke pembersihan mandi suci,’’ kata salah seorang petugas pengelola Tirta Pancoran Solas.

Dijelaskannya, Tirta Pancoran Solas berbeda dengan tirta panglukatan lainnnya di Bali. Pasalnya, Tirta Pancoran Solas ini semua airnya hangat. ‘’Keistimewaan inilah yang membuat Tirta Pancoran Solas menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemedek yang ingin melukat. Bertemunya gunung dan danau muaranya menjadi air hangat. Itulah yang kita ambil untuk dijadikan sebagai Tirta Pancoran Solas,’’ terangnya.

Pengunjung atau pamedek yang malukat di Tirta Pancoran Solas tidak dikenai biaya. Terkecuali jika pengunjung menitipkan barang bawaannya di loker, maka akan dikenai punia sebesar Rp 10 ribu.

Usai melukat dan makan bersama, krama Banjar Sampalan kemudian mengunjungi obyek wisata Taman Edelweis yang merupakan obyek wisata baru yang terletak di Dusun Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.  (tra)