Dalam Sepekan, Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp10 Miliar

Lima WNA yang ditangkap karena menyelundupkan narkoba. (foto : Agw/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Dalam kurun waktu satu minggu petugas Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan lima kali upaya penyelundupan narkoba ke Bali. Nilainya pun cukup fantastik yaitu lebih dari Rp10 miliar.

“Dari kelima penindakan tersebut diamankan barang bukti berupa sediaan narkotika seberat 7.753,57 gram brutto dengan perkiraan nilai edar sebesar Rp10.447.063.179,” beber Untung Basuki, Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Tuban, Badung, Kamis (13/12/2018).
Untung lalu merinci, narkoba yang berhasil disita berupa kokain, hasis (ganja), MDMA atau ekstasi. Selain melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, para pelaku juga berupaya menyelundupkan narkoba ke Bali melalui Kantor Pos.
Upaya penyelundupan narkoba melalui Kantor Pos Renon Denpasar terbongkar ketika petugas mencurigai sebuah paket dengan nomor karal EE147557205TH pada tanggal 30 November 2018. Paket tersebut dikirim dari Thailand dengan inisial pengirim HP, dan ditujukan kepada penerima berinisial PMH.
Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, petugas menemukan 2 botol essential oil berisi cairan kental kekuningan seberat 30,76 gram brutto. Hasil uji di Laboratorium KPPBC TMP Ngurah Rai menunjukkan bahwa cairan tersebut positif merupakan sediaan narkotika jenis ganja.
“Kemudian kami melakukan controll delivery dan berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial PMH (45), WN Inggris. Saat diperiksa dia mengaku berprofesi sebagai designer,” jelas Untung.
Selain menangkap WNA asal Inggris, petugas juga mengamankan 4 orang WNA di Bandara I Gusti Ngurah Rai lantaran kedapatan membawa narkoba. Mereka masing-masing berinisial JRAG (44) asal Peru, IHH (40) asal Malaysia, FZ (56) asal Jerman, dan BC (29) asal China.
“Barang bukti dan kelima tersangka sudah kami serahkan kepada Ditresnarkoba Polda Bali untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penindakan tersebut menambah panjang daftar penegahan narkotika oleh Bea Cukai Ngurah Rai sepanjang tahun 2018, yang per tanggal 8 Desember 2018 total berjumlah 72 kasus,” kata Untung. (agw)
BACA JUGA:  Curi Alat Pancing, ABK di Benoa Dibekuk Polisi