Terlibat Kasus Penipuan, Tiga Buronan Interpol Dibekuk Polda Bali dan Imigrasi

Tiga buronan Interpol yang ditangkap Polda Bali dan Imigrasi. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Polda Bali bekerjasama dengan Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menangkap tiga warga negara asing yang menjadi buronan Interpol. Mereka adalah Aleksandra Nevodnichaia (31) asal Rusia, Han Dongheon (58) asal Korea dan Robert Lleyton Smidl (51) asal Ceko.
“Penangkapan terhadap ketiga WNA tersebut berdasarkan red notice yang dikirimkan oleh pihak Interpol melalui Divisi Hubungan Internasional Polri,” terang Wadir Reskrimum Polda Bali, AKBP Sugeng Sudarso dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Rabu (12/12/2018).
Wadir Reskrimum mengatakan, Aleksandra Nevodnichaia diburu Kepolisian Rusia atas kasus penipuan di negaranya sebesar 4.373.570 Rubles. Ia ditangkap di Bandara Ngurah Rai saat hendak berangkat ke Singapura, Sabtu (1/12/2018).
Tiga hari kemudian, petugas Imigrasi kembali menangkap buronan Interpol, Han Dongheon saat baru tiba di Bandara Ngurah Rai, Selasa (4/12/2018). Ia masuk dalam daftar buron karena melakukan tindak pidana penipuan uang sebesar US$ 2,5 juta di negaranya, Korea.
Terakhir, Direktorat Reskrimum Polda Bali menangkap Robert Lleyton Smidl di Jalan Tukad Balian No. 178 Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (11/12/2018). Buronan pemilik paspor nomor 41383567 dibekuk karena terlibat tindak pidana penipuan di Ceko.
“Ketiganya akan dilakukan handing over dari perwakilan NCB Interpol Indonesia kepada masing-masing perwakilan Atase Kepolisian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (13/12/2018) dan Jumat (14/12/2018),” kata AKBP Sugeng Sudarso didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Bali AKBP I G.A Yuli Ratnawati, dan Perwakilan NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigadir Dipo Ramdhanu.
Saat rilis di Mapolda Bali, ketiga buronan juga ikut dihadirkan. Saat rilis baru berjalan dan awak media tengah mengambil gambar, Aleksandra Nevodnichaia tiba-tiba jatuh dan pura-pura pingsan.
“Cukup ya mas ambil gambarnya, mungkin dia malu,” pinta seorang Polwan yang turut mengawal tersangka. (agw)
BACA JUGA:  Gadaikan 5 Unit Mobil Sewa, Eldo Pria Asal Surakarta Dibekuk Polisi