Pemakai Ganja Buka Mulut, Pengedar Narkoba Diciduk Polisi

Pengedar dan pengguna narkoba diamankan petugas. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Satresnarkoba Polresta Denpasar meringkus seorang pengedar narkoba bernama Irfan (24). Penangkapan terhadap Irfan merupakan hasil pengembangan setelah sebelumnya petugas menangkap seorang pemakai narkoba bernama Dedy (24).

“Tersangka kita amankan di tempat kosnya di jalan Noja, Denpasar Utara beberapa hari lalu. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti dua paket ganja seberat 4,94 gram,” terang Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto kepada awak media di Mapolresta Denpasar, Senin (10/12/2018).

Kasat mengungkapkan, awalnya petugas Polresta Denpasar memburu Dedy lantaran diperoleh informasi jika buruh bangunan tersebut sering mengkonsumsi ganja. Dedy akhirnya dibekuk petugas saat berada di seputaran Kuta, Badung, Minggu (2/12/2018).

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua paket ganja seberat 2,76 gram di saku bajunya. Kepada polisi, pelaku yang tinggal di Jalan Dalung Permai, Kuta Utara, Badung ini mengaku memperoleh barang dari seseorang bernama Irfan. Tanpa buang waktu saat itu juga tersangka langsung dibawa menuju tempat kos Irfan.

Dalam perjalanan, Dedy disuruh menghubungi Irfan dengan berpura-pura hendak kembali membeli ganja. Irfan yang tidak sadar telah diincar petugas kemudian menyuruh Dedy datang ke tempat kosnya. Ketika melihat yang datang petugas, Irfan hanya bisa pasrah saat disuruh menunjukkan ganja yang dipesan Dedy.

“Tersangka mengaku barang tersebut diperoleh dari seseorang bernama Ryan. Dia membeli barang dengan cara mentransfer uang dan mengambil barang di sebuah tempelan. Selain digunakan sendiri, oleh pelaku ganja juga dijual kepada Dedy,” kata Kasat.

Sehari sebelumnya, petugas mengamankan seorang pengguna sabu bernama Agus (21) di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Dari tangan tersangka, petugas menemukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,10 gram.

BACA JUGA:  Kuras Isi Kotak Amal, Nelayan Divonis 7 Bulan

“Barang bukti sabu kita temukan di kantong celana yang digunakan tersangka. Dari pengakuan, dia memperoleh sabu dari seseorang yang dipanggil dengan nama Wi. Tersangka mengaku sudah 2 tahun menggunakan sabu dengan alasan agar kuat bekerja,” ucap Kompol Aris Purwanto. (agw)