Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi Kegiatan Sekaa Teruna

Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi Kegiatan Sekaa Teruna.(foto:ist)

Beritabalionline.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara HUT Sekaa Teruna Wira Bhakti Banjar Pande, Desa Mengwi yang ke- 47, Sabtu (8/12/2018).

Turut hadir Penglingsir Puri Ageng Mengwi A A Gde Agung, Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra serta unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwi I Ketut Umbara, dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua ST Wira Bhakti I Made Ariawan mengatakan, tujuan dilaksanakan acara HUT ini guna menyatukan dan memperingati hari jadi atau terbentuknya organisasi sekaa truna ini.

Selain itu dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan berorganisasi sekaa teruna rutin mengadakan kegiatan gotong-royong dan lainnya.

HUT kali ini mengambil tema “Swadarmaning Yowana Mautama” dimana tujuannya untuk mempererat dan menyatukan sekaa teruna.

Dalam menyambut HUT ini, Sekaa Teruna sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan- kegiatan seperti jalan santai, lomba makan kerupuk, lomba ngejuk lindung, lomba balon berpasangan, Banjar Pande Kuis, dan lainnya.

Semua kegiatan dilaksanakan oleh Banjar Adat Pande, sekaa teruna dan anak- anak di lingkungan Banjar Pande. Terlaksananya acara ini dibantu dari anggaran APBD Desa Mengwi, Koperasi Sedana Bhakti Banjar Pande, donatur, krama Banjar Pande, dan dari kas ST. Wira Bhakti Banjar Pande.

“Kami selaku generasi muda siap membantu kegiatan yang ada di banjar adat serta selalu siap mendukung kebijakan dan program Pemerintah Kabupaten Badung,” tegasnya.

Wabup Suiasa dalam kesempatan ini mengucapkan dirgahayu kepada Sekaa Teruna Wira Bhakti yang ke-47. Menurutnya, Pemerintah Badung selalu mendukung orogram-program sekaa teruna karena sekaa teruna sebagai generasi milenial dan penerus di lingkungan masyarakat dalam mengembangkan seni, adat dan budaya sesuai dengan konsep Tri Hita Karana.

Suiasa juga mengajak masyarakat ikut serta dalam mengawasi kegiatan-kegiatan sekaa Teruna itu sendiri agar tidak keluar dari aturan- aturan adat.

“Kepada generasi muda agar tidak terpengaruh dengan obat- obatan terlarang dan mabuk-mabukan,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Badung dalam kesempatan ini memberi bantuan sebesar Rp 20 juta dan secara pribadi Suiasa juga membantu Rp 5 juta. (rls)