14 dari 16 Jenazah Korban Penembakan di Nduga, Papua Diterbangkan ke Makassar

Evakuasi jenazah korban penembakan di Nduga, Papua. (foto : Tribunnews.com)

Beritabalionline.com – Sebanyak 16 Jenazah korban penembakan di Nduga, Papua akan dibawa ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar yang diterbangkan dari Timika dengan menumpang pesawat Hercules A 1331.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Wakapolri, Komjen Polisi Ari Dono telah menunggu di Lanud.

Dari 16 jenazah ini, 14 jenazah diturunkan di Makassar. Dua lainnya langsung lanjut ke Jakarta untuk diterbangkan ke Sumatera Utara yakni Jegri Simare Mare dan Efrandi Hutagaol.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin, Mayor (sus) Henny Purwani saat ditemui di ruang Penerangan, Jumat (7/12/2018).

Informasi sementara yang diperoleh, kata Henny, 14 jenazah yang diturunkan di Makassar itu masing-masing 8 jenazah tujuan Kabupaten Gowa atas nama Muhammad Agus, tujuan Kabupaten Toraja jenazah atas nama Alipanus, Varly Fattino, Agustinus, Anugerah, Dino Kondo, Danil Karre dan Marcus Allo.

Selanjutnya, empat jenazah lainnya transit untuk kemudian lanjutkan penerbangan ke Palu, Sulawesi Tengah dari korban bernama Yosafat, Fais Syaputra, Yusran dan Aris Usi. Lalu dua jenazah asal Kalimantan Timur bernama Samuel Pakiding dan Emanuel Beli Naikteas asal NTT.

“Mobil ambulans sudah disiapkan dari pihak Dolpol Polda Sulsel dan rekanan. Ancang-ancang jenazah yang berasal dari wilayah Sulsel akan langsung dikawal ke alamat di daerah masing-masing,” kata Henny Purwani. (itn)

 

BACA JUGA:  Hingga 16 April, Jumlah PDP Covid-19 di Indonesia 11.873 Orang dan 169.446 ODP