Sehari, Polresta Denpasar Bekuk 4 Orang Pengguna Sabu dan Ganja

Kompol Aris Purwanto menunjukkan BB milik para pelaku yang ditangkap. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Empat orang pengguna narkoba digelandang petugas kepolisian ke Mapolresta Denpasar. Keempat orang pelaku masing-masing bernama Pahala (32), Indra (33), Adi (26) dan Swastika (25) ini dibekuk setelah hampir seminggu petugas melakukan pengintaian.
“Adi dan Swastika kita tangkap di jalan Tukad Buaji, Denpasar Selatan, sementara Pahala dan Indra kita amankan di jalan Majapahit Kuta, Badung,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto di Mapolresta Denpasar, Senin (3/12/2018).
Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut di Jalan Tukad Buaji, Denpasar Selatan sering dijadikan transaksi jual beli narkoba oleh salah satu oknum masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Berbekal ciri-ciri pelaku, petugas kemudian melakukan penyelidikan.
Saat memantau lokasi yang dimaksud, Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 16:00 Wita, Adi dan Swastika melintas dengan mengendarai sepeda motor. Tak ingin kehilangan buruan, petugas langsung mengejar dan berhasil menangkap kedua pelaku. Ketika melakukan penggeledahan, Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menemukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,11 gram di bagasi sepeda motor yang dikendarai tersangka.
“Keduanya mengaku barang tersebut dibeli dari seseorang bernama Dedy yang tidak diketahui tempat tinggalnya karena saat transaksi hanya melalui sambungan telepon. Hasil interogasi, rencananya sabu akan dikonsumsi berdua. Mereka juga mengaku menggunakan sabu sejak 6 bulan lalu,” terang Kasat.
Di hari yang sama, petugas juga menangkap dua pengguna narkoba bernama Pahala dan Indra di Jalan Majapahit Kuta, Badung. Tidak jauh berbeda, penangkapan terhadap keduanya juga berkat informasi dari masyarakat.
”Awalnya kita tidak temukan barang bukti. Namun setelah dilakukan penggeledahan di kamar kos kedua tersangka, kita temukan satu paket ganja seberat 1,05 gram. Tersangka mengaku bahwa barang tersebut dibeli dari temannya bernama MAS, yang saat ini masih kita cari keberadannya. Dari catatan kepolisian, keempat pelaku belum pernah menjalani hukuman. Namun dalam kasus ini, mereka kita Pasal 111 (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun, serta denda sebesar Rp800 juta hingga Rp8 miliar,” pungkas Kompol Aris. (agw)
BACA JUGA:  Koruptor Dana APBDes Desa Baha, Badung Diganjar 4,5 Tahun Penjara