Jambret Tas Turis Australia, Santoso Dibekuk di Pelabuhan Gilimanuk

Ilustrasi.
Beritabalionline.com – Seorang wisatawan asal Autralia bernama Josephine Shu (53) menjadi korban jambret di daerah Sanur, Denpasar Selatan. Korban yang saat itu berjalan kaki hanya bisa berteriak minta tolong, sedangkan pelaku berhasil kabur dengan sepeda motornya.
“Kejadian tersebut mengakibatkan korban kehilangan uang dollar Australia, dua buah iPhone, credit card Bank 28, kaca mata, dan SIM yang dikeluarkan di Australia,” terang Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika KP saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (1/12/2018) sore.
Dari keterangan korban, sebelumnya ia berjalan kaki sendirian dari pantai Mertasari menuju Jalan Pura Cemara Sanur, Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 15:30 Wita. Tiba di jalan agak sepi, turis yang menginap di Hotel Pairmont Jalan Kusuma Sari No.8, Semawang, Sanur ini dipepet tersangka dan langsung menarik tas milik korban.
Polisi yang menerima laporan dari korban kemudian melakukan penyelidikan. Hasil penelusuran, petugas memperoleh informasi salah satu handphone milik korban dipegang oleh seseorang bernama Muhammad Amanu.
Amanu yang dibekuk petugas mengaku membeli handphone dari seseorang bernama Ade Aprinaldi seharga Rp5,5 juta. Ade alias Iwan kemudian ditangkap buser Reskrim Polsek Densel di Jalan Pulau Moyo X No. IIB, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 16:00 Wita.
Saat diinterogasi, Iwan mengaku memperoleh barang dari tersangka Santoso (33). Iwan mengatakan Santoso memberi barang karena punya hutang kepada dirinya sebesar Rp2 juta. Oleh Iwan, handphone dijual kepada Muhammad Amanu.
“Dari keterangan Iwan kita peroleh keberadaan bahwa Santoso hendak pergi ke Jawa. Tersangka Santoso akhirnya kita tangkap saat berada di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana dua hari yang lalu,” ucap Kanit Reskrim. (agw)
BACA JUGA:  Datang dengan Kursi Roda, Wayan Wakil Minta Pengalihan Penahanan