Polisi Ancam Tembak Mati Pelaku Kejahatan Jika Melawan saat Ditangkap

Pengungkapan kasus kejahatan di Mapolsresta Denpasar. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan mengancam akan menembak mati para pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Polresta Denpasar jika pada saat hendak ditangkap melakukan perlawanan.
“Kalau mereka melawan dengan menggunakan senjata saat akan diamankan, kita akan tembak mati, tentunya sesuai dengan prosedur sebelum kita mengambil tindakan tegas,” kata Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan saat rilis kasus pengungkapan di Mapolresta Denpasar, Kamis (29/11/2018).
Kapolresta menerangkan, mendekati perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polresta Denpasar beserta Polsek jajaran dengan dibantu Satgas CTOC Polda Bali gencar menggelar operasi dengan memburu pelaku kejahatan jalanan. Hasilnya, 12 orang pelaku pencurian dijebloskan ke dalam sel penjara.
“Tersangka yang diamankan merupakan pelaku curas, jambret dan copet. Dari 12 orang pelaku yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan satu orang perempuan, beberapa di antaranya merupakan residivis dan menjadi target operasi lantaran aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat,” tambah Kapolresta.
Lebih jauh dijelaskan oleh Kapolresta, selain Satreskrim Polresta Denpasar, personel bersenjata laras panjang juga melakukan patroli di kantong-kantong yang dicurigai sebagai tempat yang rawan aksi kejahatan seperti daerah Legian dan sekitarnya.
“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolda kita harus serius dalam pengungkapan-pengungkapan kasus kejahatan jalanan. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, jangan sampai pelaku-pelaku kejahatan ini leluasa beraksi,” tegas Kapolresta. (agw)
BACA JUGA:  Sakit Tak Kunjung Sembuh, Bule Australia Nekat Bunuh Diri